Empat Hari Dicari, Korban Serangan Buaya di Banyuasin Ditemukan Tepat di Hari Ulang Tahunnya

0

BANYUASIN, BERITAANDA – Setelah empat hari dilakukan pencarian, korban serangan buaya di Sungai Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan akhirnya ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 17.24 WIB.

Jenazah korban ditemukan disekitar pintu air 2 PT Stal Hindoli, dengan jarak kurang lebih 450 meter dari lokasi awal korban diterkam buaya.

Usai berhasil dievakuasi, jenazah Ipan langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani proses identifikasi sebelum kemudian dipulangkan ke rumah duka di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat untuk dimakamkan.

Sebelumnya, Ipan dilaporkan hilang setelah diterkam seekor buaya saat berusaha membantu rekan-rekannya memperbaiki sebuah jukung atau perahu kecil yang mengalami kendala di Sungai Teluk Betung.

Saat kejadian, korban memutuskan turun dan melompat ke sungai untuk memberikan bantuan. Namun belum lama berada di dalam air, seekor buaya tiba-tiba muncul dan langsung menyambar tubuhnya.

Rekan-rekan korban yang berada di lokasi hanya bisa menyaksikan kejadian tersebut tanpa mampu memberikan pertolongan, lantaran serangan berlangsung begitu cepat. Tubuh korban kemudian hilang terbawa arus sungai.

Sejak kejadian tersebut, Tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Banyuasin, Basarnas, TNI, Polri, pihak perusahaan, serta masyarakat sekitar terus melakukan pencarian intensif disepanjang aliran sungai.

Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil setelah seorang pemancing melihat sesosok tubuh mengapung disekitar pintu air 2 PT Stal Hindoli. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada petugas sekuriti perusahaan dan diteruskan kepada Tim SAR gabungan.

Tim kemudian bergerak menuju lokasi dan berhasil mengevakuasi jenazah korban. Saat ditemukan, kondisi tubuh korban masih utuh, namun terdapat bekas gigitan pada bagian bahu sebelah kiri yang diduga kuat akibat serangan buaya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuasin, Reza August, membenarkan bahwa korban telah ditemukan dan berhasil dievakuasi.

“Korban sudah berhasil dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses identifikasi,” ujarnya.

Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban akan langsung diberangkatkan menuju Kabupaten Bandung Barat untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.

Penemuan jenazah Ipan menjadi momen yang sangat mengharukan bagi keluarga, karena terjadi tepat pada 9 Juli yang diketahui merupakan tanggal lahir korban. Setelah beberapa hari penuh harapan dan doa, keluarga akhirnya dapat membawa pulang Ipan ke kampung halamannya untuk dimakamkan secara layak. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda