Ratusan Buruh Kembali Demo di DPRD Sumsel

16

PALEMBANG, BERITAANDA – Ratusan buruh yang tergabung dalam Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Sumsel dan Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) Sumsel melakukan aksi demo di halaman kantor DPRD Provinsi Sumsel, Kamis (22/10/2020). Aksi demo tersebut tetap menyuarakan penolakan UU Omnibus Law.

Korwil KASBI Sumsel Talbi Munandar mengatakan, aksi demo ini menolak pengesahan UU Omnibus Law. Karena dalam Pasal UU No. 13 tahun 2003 dalam perjanjian waktu kerja tertentu paling lama 3 tahun. Sedangkan dalam UU Omnibus Law itu dihapuskan.

“Karena asal muasal hubungan dari perjanjian kerja. Sedangkan perjanjian kerja tertentunya di UU Omnibus Law ini belum jelas sampai kapan,” ujarnya.

“Kita menunggu instruksi pusat terkait apa yang akan dilakukan kedepannya,” tegas dia lagi.

Menanggapi aksi demo tersebut, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel Kartika Sandra Desi mengatakan, dari awal dewan berkomitmen, dan sudah kami sampaikan ke Presiden dan DPR RI mendukung buruh memperjuangkan hak-haknya.

“Silahkan berjuang, kami akan membantu perjuangan rekan-rekan sekalian. Hak-hak hidup buruh,” ucapnya.

“Kita sama satu suara, memperjuangkan hak-hak buruh. Setiap niat baik pasti ketemu jalannya. Kami bersama buruh memperjuangkan hak-haknya,” tambah Kartika.

Sementara itu, Kepala Disnaker Provinsi Sumsel Koimudin menuturkan, Bapak Gubernur tidak dapat hadir karena kunjungan di Banyuasin dan Muara Enim.

“Pemprov sudah tiga kali menerima aspirasi, dan mengirim surat ke Presiden dan DPR RI. Terimakasih rekan-rekan yang datang hari ini. Aspirasi hari ini kita sampaikan ke gubernur, untuk diteruskan ke Presiden dan DPR RI. Pemprov Sumsel melindungi pekerja agar sejahtera,” jelasnya. (Ana)

Bagaimana Menurut Anda