Optimis Bisnis Properti Segera Pulih Usai Pandemi

11

PALEMBANG, BERITAANDA – Pandemi Covid-19 membuat hampir semua sektor perekonomian terdampak, termasuk properti.

Bisnis ini juga ikut terkoreksi, karena bank sebagai lembaga penyalur pinjaman lebih selektif memilih calon debitur di tengah banyaknya pengajuan restrukturisasi kredit dan sektor usaha yang terdampak membuat pekerja di sektor itu juga terdampak.

“Penjualan memang turun 30 persen dari target, karena efek pendemi. Tapi kita optimis dan berharap pandemi segera usai sehingga bisnis segera pulih, termasuk sektor properti,” ujar Zewwy Salim, Kamis (22/10/2020).

Zewwy mengatakan, bank sebagai pemberi kredit juga memberlakukan kebijakan pengetatan kredit sehingga calon debitur dengan fix income atau kategori tertentu saja yang diloloskan akad kredit rumahnya. Oleh sebab itu, pengembang sekarang mulai berhemat dan memaksimalkan potensi yang ada  di tengah pandemi.

Dia mengatakan, sebelum pandemi, REI optimis dengan semua target yang ditetapkan karena sebelumnya pada 2018 target penjualan rumah justru over dan tahun 2019 target nyaris terpenuhi. Sayangnya karena pandemi ini membuat target penjualan meleset karena turunnya daya beli dan bank lebih selektif memberikan pembiayaan.

“Target kuota dan harga rumah tahun depan sudah kita usulkan ke DPR RI dan saat ini masih dibahas, tinggal menunggu pengesahannya saja,” tutupnya. (Febri)

Bagaimana Menurut Anda