Prabowo Apresiasi Personel Pengaman Bencana Garoga: Masih Kuat?

37

TAPANULI SELATAN, BERITAANDA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Bailey Sungai Garoga di Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Rabu (31/12/2025).

Jembatan darurat tersebut dibangun sebagai solusi cepat pascabencana banjir bandang yang memutus jembatan utama dan mengisolasi akses masyarakat.

Presiden Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 12.45 WIB dengan didampingi sejumlah pejabat tinggi negara, diantaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Kehadiran Presiden disambut oleh Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu, serta Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu.

Setibanya di lokasi, Presiden langsung berjalan meninjau area pembangunan jembatan sambil berdialog dengan para petugas yang tengah bekerja.

Prabowo menegaskan bahwa percepatan pembangunan jembatan menjadi prioritas utama agar mobilitas masyarakat kembali normal, dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan kerja.

Presiden juga menerima laporan langsung dari Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak selaku Ketua Satuan Tugas Percepatan Perbaikan Jembatan Pascabencana.

Dalam laporan tersebut dipaparkan perkembangan teknis pembangunan serta target penyelesaian konstruksi jembatan darurat yang kini menjadi tumpuan utama warga sekitar.

Kehadiran Presiden menjadi magnet perhatian masyarakat. Ratusan warga terlihat memadati area di sekitar lokasi proyek untuk menyaksikan langsung kunjungan orang nomor satu di Indonesia itu.

Banyak warga mengabadikan momen tersebut menggunakan ponsel, sementara anak-anak tampak ceria saat disapa dan diajak bercengkerama oleh Presiden.

Disela kunjungan, terjadi interaksi menarik antara Presiden Prabowo dan seorang personel Polri yang bertugas mengamankan wilayah terdampak bencana. Personel tersebut melaporkan masa tugas aparat di sejumlah lokasi. “Yang 17 hari di Garoga, yang satu 14 hari di Garoga, yang satu 22 hari di Mata Uli, yang satu 28 hari di Sibolga.”

Presiden pun memberikan apresiasi atas dedikasi para personel. “Terima kasih semuanya,” ujar Presiden yang langsung dijawab serempak, “Siap!”

Percakapan berlanjut saat Presiden menanyakan kesiapan mereka untuk bertugas lebih lama. “Satu bulan kau di sini?” tanya Presiden.

“Siap diperpanjang satu bulan lagi sampai 1 Januari,” jawab personel.

“Masih kuat?” lanjut Presiden.

“Siap, masih kuat,” jawabnya mantap.

Presiden kembali mengucapkan terima kasih sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka.

Usai memastikan progres pembangunan jembatan dan menyapa warga, Presiden berpamitan. Dari atas kendaraan, ia terus melambaikan tangan ke arah masyarakat yang menyambutnya dengan hangat, sembari memberikan dukungan moril kepada para korban bencana.

Kunjungan Presiden ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat pemulihan infrastruktur serta memulihkan kehidupan masyarakat di wilayah terdampak banjir bandang, khususnya di Kabupaten Tapanuli Selatan.

Pemerintah berharap kehadiran Presiden di lapangan dapat semakin mempercepat koordinasi dan pelaksanaan pembangunan demi keselamatan serta kenyamanan warga. [Anwar]

Bagaimana Menurut Anda