Rocky Gultom Ajak Masyarakat Jadikan Pancasila Pedoman Kehidupan

13
Ketua Pemuda Pancasila Tapanuli Selatan, Rocky Anugerah Parlindungan Gultom.

TAPANULI SELATAN, BERITAANDA – Peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh setiap 1 Juni menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali nilai-nilai dasar yang menjadi fondasi bangsa Indonesia.

Semangat itu pula yang disampaikan Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Tapanuli Selatan (Tapsel), Rocky AP Gultom, dengan mengajak seluruh masyarakat menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Menurut Rocky, Pancasila bukan sekadar dasar negara yang tercantum dalam konstitusi, melainkan juga panduan moral dan ideologis yang harus terus hidup dalam perilaku sehari-hari.

Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, kata Rocky, seperti persatuan, gotong royong, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap keberagaman, dinilai tetap relevan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

“Hari Lahir Pancasila bukan hanya seremoni tahunan yang diperingati setiap tanggal 1 Juni. Lebih dari itu, ini adalah momentum untuk memperkuat kembali komitmen kita terhadap nilai-nilai luhur yang selama ini menjadi perekat persatuan bangsa,” ujarnya, Senin (1/6/2026).

Rocky yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Gerindra DPRD Tapanuli Selatan mengatakan, tantangan yang dihadapi bangsa saat ini semakin kompleks. Perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat serta derasnya arus globalisasi.

“Serta munculnya berbagai dinamika sosial di tengah masyarakat menuntut seluruh elemen bangsa untuk memiliki pegangan yang kuat dalam menjaga identitas nasional,” imbuh Rocky.

Menurutnya, kemajuan teknologi memang membawa banyak manfaat bagi kehidupan masyarakat. Namun, di sisi lain, perkembangan tersebut juga menghadirkan berbagai tantangan.

Mulai dari penyebaran informasi yang tidak terverifikasi, meningkatnya polarisasi sosial, hingga lunturnya nilai-nilai kebersamaan akibat pengaruh budaya luar yang tidak selalu sejalan dengan karakter bangsa Indonesia. Karena itu, Rocky menilai penguatan nilai-nilai Pancasila harus terus dilakukan, terutama kepada generasi muda yang akan menjadi pemimpin bangsa di masa depan.

Ia menegaskan bahwa pemahaman terhadap Pancasila tidak cukup hanya diajarkan secara teoritis, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

“Generasi muda harus memahami bahwa Pancasila bukan sekadar hafalan. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus menjadi pedoman dalam bersikap dan bertindak. Dengan begitu, mereka dapat menjadi generasi yang memiliki karakter kuat, cinta tanah air, dan mampu menjaga persatuan bangsa,” katanya.

Sebagai organisasi kemasyarakatan yang berlandaskan Pancasila, Rocky menegaskan bahwa Pemuda Pancasila memiliki tanggung jawab moral untuk terus berkontribusi dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Organisasi tersebut, kata dia, akan terus hadir dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan sekaligus mendukung program-program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Rocky juga menekankan pentingnya menjaga semangat persatuan di tengah keberagaman yang dimiliki Indonesia. Perbedaan suku, agama, budaya, maupun latar belakang sosial tidak boleh menjadi alasan untuk terpecah belah. Sebaliknya, keberagaman harus dipandang sebagai kekuatan yang memperkokoh bangsa.

“Indonesia dibangun di atas keberagaman. Karena itu, toleransi dan saling menghormati harus terus dijaga. Kita tidak boleh mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah persatuan. Pancasila telah mengajarkan kepada kita bagaimana hidup berdampingan dalam keberagaman,” ujarnya.

Selain menjaga toleransi, Rocky juga mengajak masyarakat untuk terus menghidupkan budaya gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas bangsa Indonesia. Menurutnya, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial merupakan implementasi nyata dari nilai-nilai Pancasila yang harus dipertahankan di tengah perubahan zaman.

“Kita harus menjaga persaudaraan, memperkuat solidaritas, dan mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun golongan. Itulah esensi Pancasila yang sesungguhnya dan harus terus kita rawat bersama,” katanya.

Pada peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini, Rocky berharap seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, tokoh masyarakat, pemuda, hingga pelajar, dapat menjadikan momentum tersebut sebagai sarana untuk memperkuat komitmen kebangsaan.

Dengan berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila, Rocky optimistis Indonesia akan mampu menghadapi berbagai tantangan dan terus melangkah menuju kemajuan.

Ia juga mengajak masyarakat Tapanuli Selatan untuk bersama-sama membangun daerah dengan semangat persatuan, kerja keras, dan gotong royong demi mewujudkan kesejahteraan yang merata.

“Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026. Mari kita jadikan Pancasila sebagai sumber inspirasi dan pedoman dalam membangun Tapanuli Selatan yang maju, harmonis, dan sejahtera, sekaligus memperkuat Indonesia sebagai bangsa yang besar, kuat, dan bersatu,” tutup Rocky. [Anwar]

Bagaimana Menurut Anda