May Day Damai dan Dialogis, Kapolda Sumsel Sambut Aspirasi Buruh

13

PALEMBANG, BERITAANDA – Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menegaskan komitmennya dalam mendukung penyelesaian persoalan ketenagakerjaan melalui pendekatan dialogis dan kolaboratif. Hal tersebut disampaikan Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho saat menghadiri Sarasehan dan Penyampaian Aspirasi Buruh dalam rangka peringatan May Day 2026.

Kegiatan yang digelar di Auditorium Graha Bina Praja Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (1/5/2026), dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan daerah, serta perwakilan serikat buruh dari berbagai wilayah di Sumsel.

Sarasehan ini menjadi wadah strategis bagi buruh untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada para pemangku kebijakan, termasuk kepolisian. Pendekatan dialog dinilai lebih konstruktif, terbuka, dan solutif dibandingkan pola penyampaian aspirasi yang bersifat konfrontatif.

Dalam arahannya, Kapolda menegaskan bahwa Polri berperan sebagai mitra yang mendukung percepatan penyelesaian persoalan ketenagakerjaan tanpa mengambil alih kewenangan institusi terkait.

“Polri hadir bukan untuk mengambil alih peran lembaga yang sudah ada, tetapi membantu mempercepat penyelesaian jika terdapat hambatan. Apabila ada kendala dalam mekanisme bipartit maupun tripartit, kami siap memfasilitasi melalui Desk Ketenagakerjaan,” tegas Sandi Nugroho.

Ia menambahkan, Polda Sumsel telah mengoptimalkan Desk Ketenagakerjaan di bawah fungsi reserse kriminal khusus sebagai sarana percepatan penanganan laporan dan pengaduan dari pekerja maupun serikat buruh. Langkah ini merupakan implementasi program Presisi Polri dalam mendukung stabilitas sosial dan ekonomi.

Peringatan May Day 2026 di Sumsel yang berlangsung damai dan dialogis dinilai berdampak positif terhadap stabilitas keamanan serta hubungan industrial. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan elemen buruh pun semakin solid dalam menciptakan iklim kerja yang kondusif.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya SIK MH mengapresiasi sikap buruh yang mengedepankan dialog dalam menyampaikan aspirasi.

“Ini menunjukkan bahwa buruh, pemerintah daerah, dan Polri dapat berjalan bersama sebagai mitra dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda