Kapolda Sumsel Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas, Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Perkuat Persatuan

10

PALEMBANG, BERITAANDA – Polda Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Polrestabes Palembang kembali memperkuat kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat melalui Apel Besar Sabuk Kamtibmas yang dipimpin langsung Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho SIK SH M.Hum di Lapangan Mapolrestabes Palembang, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkokoh persatuan dan sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Palembang sekaligus mendukung terciptanya stabilitas keamanan sebagai fondasi pembangunan daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana SIK M.T.C.P, para Pejabat Utama Polda Sumsel, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol. Sonny Mahar Budi Adityawan, SIK MH, unsur Forkopimda Kota Palembang, TNI, Kejaksaan, Pengadilan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, mahasiswa, hingga insan pers.

Sebanyak 672 peserta dari berbagai elemen masyarakat mengikuti apel ini. Mereka berasal dari komunitas Cakar Sriwijaya, Harimau Sumatera, PMPB, GBRS, Pemuda Pancasila, Perkasa Guard, mahasiswa Cipayung Plus, Komunitas Emak-Emak Melawan, serikat buruh dan pekerja, serta komunitas pengemudi ojek daring dan kendaraan lainnya.

Apel Besar Sabuk Kamtibmas merupakan implementasi nyata program Presisi Polri yang mengedepankan kemitraan dengan masyarakat. Melalui wadah ini, seluruh komponen masyarakat diajak menjadi bagian dari sistem deteksi dini dan pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan.

Dalam amanatnya, Kapolda Sumsel menyampaikan bahwa tingginya dinamika sosial dan ekonomi di Kota Palembang menjadi tantangan yang harus dihadapi secara bersama.

Ia mengungkapkan, sepanjang Januari hingga Juni 2026, Polrestabes Palembang berhasil mengungkap 678 kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Namun menurutnya, keberhasilan Polri tidak semata diukur dari banyaknya kasus yang berhasil diungkap.

“Kita tidak perlu menjadi seorang Superman, tetapi yang kita butuhkan adalah sebuah Super Team. Jadikanlah Sabuk Kamtibmas ini sebagai pengikat yang memelihara persatuan dan kesatuan, serta benteng sosial yang menjaga kehidupan dari segala bentuk potensi gangguan kamtibmas,” tegas Kapolda.

Kapolda juga mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan sistem keamanan lingkungan (siskamling), meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun hoaks yang dapat memecah belah persatuan. Menurutnya, keberhasilan menjaga keamanan hanya dapat diwujudkan apabila Polri dan masyarakat berjalan beriringan dalam semangat kebersamaan.

Selain apel, rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan piagam penghargaan kepada dua warga yang berhasil menggagalkan aksi pencurian dengan kekerasan sebagai bentuk apresiasi atas keberanian masyarakat membantu tugas kepolisian.

Kapolda juga menyerahkan secara simbolis lima unit sepeda motor dan satu unit telepon genggam hasil pengungkapan perkara kepada pemiliknya sebagai bentuk pemulihan hak korban.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan pemusnahan barang bukti narkotika berupa 19.493,44 gram sabu dan 352 butir pil ekstasi, sebagai bukti komitmen Polda Sumsel dalam memberantas peredaran narkoba.

Polrestabes Palembang juga meluncurkan Aplikasi Ampera 247, sebuah inovasi layanan digital yang diharapkan mampu mempercepat pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Masyarakat yang hadir juga dapat menikmati berbagai layanan publik melalui stand UMKM, bakti kesehatan, hingga pameran inovasi pakan ternak berbahan eceng gondok hasil kolaborasi dengan Universitas Sriwijaya.

Perwakilan komunitas ojek daring, Doni Saputra, mengaku siap mendukung program Sabuk Kamtibmas.

“Kami yang setiap hari mencari nafkah di jalan merasa sangat terbantu dengan adanya program ini. Kami siap menjadi mata dan telinga Polri di lapangan karena keamanan jalan juga berarti keamanan rezeki kami,” ujarnya.

Hal senada disampaikan perwakilan buruh dan serikat pekerja, Suryadi, yang menilai keterlibatan kalangan pekerja dalam menjaga keamanan merupakan langkah positif.

“Kami mendukung penuh ajakan Bapak Kapolda agar tidak mudah terprovokasi. Persatuan pekerja dan sinergi dengan Polri menjadi kunci terciptanya iklim kerja yang aman dan kondusif di Sumatera Selatan,” katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya SIK MH menegaskan, bahwa pesan Kapolda merupakan ajakan bagi seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan sebagai fondasi utama keamanan.

“Arahan Bapak Kapolda sangat jelas, pertahanan kamtibmas yang paling kokoh bukanlah senjata, melainkan persatuan warganya. Melalui Sabuk Kamtibmas, kami mengajak seluruh elemen masyarakat menyaring setiap informasi sebelum menyebarkannya dan berdiri bersama Polri agar tidak ada ruang bagi pihak-pihak yang ingin memecah belah bangsa,” tegasnya.

Ia menambahkan, semangat tersebut juga sejalan dengan tagline Kapolda Sumsel “Sudahkah Anda Berbuat Baik Hari Ini?”, yang terus ditanamkan kepada seluruh personel maupun masyarakat sebagai budaya kepedulian terhadap sesama. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda