IIPG Lampung Salurkan Bantuan Untuk Bocah Penjual Kue Preliyan

100

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Ketua Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Pusat, Yanti Airlangga, memberikan bantuan untuk Preliyan, bocah penjual kue yang viral di media sosial karena menangis di makam ayahnya.

Bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 50 juta diserahkan oleh Ketua IIPG Lampung Riana Sari Arinal, bertempat di kantor DPD Golkar Pesawaran Gedong Tataan, Selasa (26/9/2023).

Riana Sari Arinal mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian IIPG Pusat kepada Preliyan. Ia berharap bantuan ini dapat membantu Preliyan bisa melanjutkan pendidikannya dan mewujudkan cita-citanya.

“Kami turut prihatin dengan kondisi Preliyan. Semoga bantuan ini dapat meringankan bebannya dan membantunya untuk mewujudkan cita-cita. Juga untuk membantu ibunya yang sakit,” kata Riana Sari.

Riana Sari mengatakan, Allah memang maha baik, ada begitu banyak orang yang memberi perhatian pada Preliyan.

“Banyak masyarakat yang memberi bantuan, baik dalam bentuk kasih sayang dan materi. Termasuk dari Bu Yanti Airlangga. Tadi uangnya sudah diserahterimakan ke saya oleh Bapak Sekjen Pak Loedwijk, di Pringsewu, beliau mengutus saya untuk menyampaikan amanah ini,” kata Riana Sari.

Preliyan sendiri mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh IIPG Pusat. Ia mengatakan, bantuan ini akan digunakan untuk biaya pendidikannya dan biaya pengobatan ibunya.

“Terima kasih kepada Ibu Yanti Airlangga atas bantuannya. Uangnya akan saya pakai untuk pengobatan ibu. Dan sisanya untuk biaya sekolah SMP nanti, ” kata Preliyan setelah menerima langsung bantuan uang tunai tersebut.

Preliyan sempat viral setelah videonya menangis di makam ayahnya beredar di media sosial.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @fadli_respek, Preliyan tampak menangis sambil memeluk makam ayahnya. Saat ini, Preliyan Syahputra duduk di kelas V Sekolah Dasar (SD) di Desa Kota Jawa Kecamatan Way Khilau Kabupaten Pesawaran.

Selain bantuan dari IIPG Pusat untuk Preliyan, IIPG Lampung juga memberikan bantuan 10 kursi roda dan beras kepada 50 masyarakat Pesawaran. (Katharina)

Bagaimana Menurut Anda