Gubernur Arinal Djunaidi Luncurkan Beras Medium Berjaya

33

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan para kepala desa se-Provinsi Lampung, sekaligus peluncuran perdana Beras Medium Berjaya dalam rangka pengendalian inflasi 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, di Gedung Bagas Raya Bandar Lampung, Selasa (5/12/2023).

Rakor tersebut juga dihadiri oleh Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan dan 2.500 orang peserta yang terdiri dari Bupati/Walikota, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Transmigrasi Kabupaten/Kota, serta kepala desa, kepala dusun, kepala kampung, dan kepala tiyuh se-Provinsi Lampung.

Mendag Zulkifli Hasan dalam sambutannya menyatakan bahwa masyarakat Lampung patut bersyukur karena saat ini pertumbuhan ekonomi Lampung tumbuh diatas rata-rata nasional.

“Alhamdulillah pertumbuhan ekonomi nasional tumbuh diatas 5%, dan hebatnya, ini yang harus kita syukuri, ini hebatnya Gubernur Lampung, pertumbuhan ekonomi Lampung tumbuh hingga 8%, saya mau naikkan sampe 5.5% saja setengah mati,” ujarnya.

Kemudian terkait pengendalian inflasi, Zulkifli Hasan juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi Lampung, karena produksi beras Provinsi Lampung surplus bahkan mampu menyuplai provinsi lainnya di Sumatera bahkan daerah-daerah lainnya.

“Kementerian Perdagangan atas permintaan Badan Pangan Nasional dan Bulog sampai harus impor beras untuk mengatasi inflasi, Lampung malah surplus dan mampu menyuplai daerah lainnya,” ucap Mendag.

Sementara itu Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan bahwa rakor hari ini merupakan sarana untuk berdialog langsung dengan kepala desa dan menyerap aspirasi masyarakat guna meningkatkan kualitas pelayanan publik, dalam rangka mewujudkan visi Rakyat Lampung Berjaya.

Gubernur juga mengatakan bahwa dalam rangka mewujudkan good governance dan meningkatkan kualitas serta pemerataan pelayanan publik, diperlukan kekuatan ekonomi masyarakat berbasis pertanian dan wilayah pedesaan yang seimbang dengan wilayah perkotaan. Oleh karenanya Pemerintah Provinsi Lampung telah menelurkan beberapa program, diantaranya yakni program Smart Village atau Desa cerdas berbasis digital.

“Berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) saat ini terdapat 181 desa mandiri, 1.008 desa maju, 1.253 desa berkembang di Provinsi Lampung,” ucap Gubernur.

Sebagai bukti komitmen Pemerintah Provinsi Lampung terhadap kemajuan desa, pada kegiatan tersebut Gubernur Arinal memberikan bantuan keuangan khusus dari Pemerintah Provinsi Lampung kepada desa-desa dan kelurahan sebanyak 2.446 desa dan 205 kelurahan, masing-masing sebesar Rp 6 juta sebagai upaya peningkatan Smart Village di Provinsi Lampung.

Kemudian dalam rangka pengendalian inflasi, Pemerintah Provinsi Lampung melaksanakan operasi pasar beras medium 1.000 ton untuk Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung dengan harga eceran tertinggi Rp 10.900 /Kg.

“Dengan harga yang terjangkau dan kualitas yang baik, saya berharap dapat memberikan rasa aman dan kepastian bagi setiap keluarga di Provinsi Lampung. Semoga langkah kita ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi kesejahteraan masyarakat Lampung,” harap Gubernur.

“Melalui kesempatan ini, saya harapkan kepada kepala desa beserta perangkat dapat melakukan proses penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan masyarakat dan pemberdayaan masyarakat desa yang semakin berhasil guna dan berdaya guna, sebagaimana harapan Kami, desa-desa di Provinsi Lampung makin Berjaya,” tutup Gubernur.

Usai kegiatan, Gubernur bersama-sama dengan Kepala OPD terkait dan kepala desa melakukan pelepasan kendaraan yang membawa 1.000 ton Beras Medium Berjaya, dalam rangka pengendalian inflasi menuju ke 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung. (Katharina)

Bagaimana Menurut Anda