Cegah Stunting, Kelurahan Talang Ubi Barat Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan

16

PENUKAL ABAB LEMATANG ILIR, BERITAANDA – Pemerintah Kelurahan Talang Ubi Barat, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar sosialisasi pencegahan dan penanganan stunting tingkat kelurahan, Senin (10/8/2026).

Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya stunting sekaligus mendorong langkah konkret dalam pencegahannya sejak dini, mulai dari masa kehamilan hingga pertumbuhan bayi dan balita.

Lurah Talang Ubi Barat Hj. Ritawati Anwar S.Th.I M.Si NL.P dalam sambutannya mengatakan, stunting tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik atau tinggi badan anak, tetapi juga dapat berdampak terhadap perkembangan otak, daya tahan tubuh, serta produktivitas anak di masa mendatang.

“Kami mengajak seluruh kader, orang tua, dan masyarakat untuk bersama-sama memantau tumbuh kembang anak. Pencegahan stunting dimulai dari keluarga dengan pemenuhan gizi, sanitasi, dan pemeriksaan rutin di posyandu,” ujarnya.

Sosialisasi menghadirkan pemateri dari Dinas Kesehatan Kabupaten PALI Wantoro S.KM M.Kes, Kepala Puskesmas Talang Ubi Desi Leni S.KM, serta kader kesehatan.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah materi penting terkait pencegahan dan penanganan stunting disampaikan kepada peserta.

Untuk aspek pencegahan, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang, pemberian ASI eksklusif selama enam bulan, pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) bergizi, serta menjaga kebersihan dan sanitasi lingkungan.

Sementara dalam aspek penanganan, ditekankan pentingnya deteksi dini melalui pemantauan berat dan tinggi badan anak secara rutin di posyandu, pendampingan terhadap keluarga berisiko stunting, hingga rujukan ke fasilitas kesehatan apabila diperlukan.

Selain itu, peran keluarga juga menjadi perhatian utama. Ayah, ibu, serta lingkungan sekitar diharapkan aktif mendukung pola asuh dan pola makan yang sehat bagi anak.

Kegiatan tersebut diikuti kader posyandu, PKK, tokoh masyarakat, serta para orang tua balita. Diskusi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan berbagai persoalan terkait tumbuh kembang anak.

Pemerintah Kelurahan Talang Ubi Barat menargetkan sosialisasi tersebut dapat mendorong peningkatan cakupan penimbangan balita serta kunjungan ibu hamil ke posyandu.

Selain itu, data balita stunting akan terus diperbarui dan dimutakhirkan sehingga upaya pencegahan maupun penanganan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran. (AMD)

Bagaimana Menurut Anda