23 Pramuka Tapsel Berangkat ke Jamnas XII, Bupati Titip Nama Baik Daerah

2

TAPANULI SELATAN, BERITAANDA – Sebanyak 23 anggota Pramuka Tapanuli Selatan membawa misi khusus saat bertolak menuju Jakarta untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) Gerakan Pramuka XII Tahun 2026.

Selain mengasah keterampilan dan menambah pengalaman, mereka diminta menjaga nama baik daerah selama mengikuti ajang nasional tersebut.

Pesan itu disampaikan Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Tapanuli Selatan saat melepas Kontingen Cabang Gerakan Pramuka Tapanuli Selatan di lobi Kantor Bupati, Senin (10/8/2026).

Kontingen tersebut akan mengikuti Jamnas XII yang berlangsung pada 13–20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur.

Sebanyak 23 orang tergabung dalam kontingen Tapsel. Mereka terdiri atas delapan Pramuka Penggalang putra, delapan Pramuka Penggalang putri, dua Pimpinan Kontingen Cabang (Pinkoncab) putra dan putri, dua pembina pendamping putra dan putri, serta tiga official.

Dihadapan para peserta, Gus Irawan mengapresiasi Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tapanuli Selatan, para pembina, gugus depan, dan seluruh pihak yang telah mempersiapkan kontingen melalui proses seleksi dan pembinaan.

Menurutnya, para peserta yang diberangkatkan merupakan putra-putri terbaik Tapsel yang telah melewati proses seleksi serta menjalani Training Center (TC) sebagai persiapan menghadapi kegiatan berskala nasional.

Gus Irawan meminta para peserta menjadikan Jamnas XII sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membawa karakter positif generasi muda Tapanuli Selatan.

“Jadikanlah kesempatan ini sebagai pembuktian bahwa anak Tapanuli Selatan mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional. Tunjukkan kedisiplinan, kemandirian, dan kesantunan sebagai ciri khas Pramuka Tapanuli Selatan,” pesan Bupati.

Ia juga mengingatkan peserta agar tidak mudah menyerah dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Semangat untuk berprestasi, kata dia, harus disertai dengan doa, menjaga kesehatan, menjaga diri, serta menjaga nama baik daerah.

Menurut Gus Irawan, keberadaan para peserta di Jamnas bukan hanya membawa nama pribadi maupun gugus depan. Mereka juga membawa nama Tapanuli Selatan. Karena itu, sikap, perilaku, dan kedisiplinan selama mengikuti kegiatan menjadi bagian penting dalam menunjukkan karakter Pramuka sekaligus wajah daerah di tingkat nasional.

Jamnas Gerakan Pramuka XII Tahun 2026 mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan”, dengan motto “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan.”

Gus Irawan menilai tema tersebut sangat relevan dengan kondisi Tapsel yang dikenal sebagai daerah agraris dengan potensi pertanian, perkebunan, dan persawahan yang menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat.

Ia berharap para peserta tidak hanya mengikuti rangkaian kegiatan, tetapi juga mampu membawa semangat dan kearifan lokal Tapanuli Selatan ke panggung nasional.

“Tema swasembada pangan yang diusung pada Jambore Nasional tahun ini sangat dekat dengan jati diri kita, masyarakat Tapanuli Selatan. Saya berharap adik-adik dapat membawa semangat dan kearifan lokal Tapanuli Selatan ke panggung nasional, sekaligus menimba ilmu dan pengalaman baru yang dapat diterapkan sepulangnya nanti untuk kemajuan daerah kita,” katanya.

Bupati juga menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Nilai yang ditanamkan tidak hanya berkaitan dengan keterampilan kepramukaan, tetapi juga keimanan, ketakwaan, akhlak mulia, patriotisme, kedisiplinan, ketaatan terhadap hukum, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara.

Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tapanuli Selatan Ahmad Suaib Harianja mengatakan, kontingen yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi anggota Pramuka Penggalang dari gugus depan se-Kabupaten Tapanuli Selatan.

Untuk memantapkan kesiapan peserta, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tapanuli Selatan telah melaksanakan dua kali Training Center secara bermalam atau in-camp di Kantor Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tapanuli Selatan.

TC tersebut difokuskan pada pemantapan keterampilan kepramukaan, kedisiplinan, kekompakan regu, serta kesiapan mental peserta.

Tak hanya persiapan teknis, seluruh kebutuhan keikutsertaan kontingen Tapsel dalam Jamnas XII Tahun 2026 juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan.

Ahmad Suaib menjelaskan, biaya tersebut mencakup proses seleksi, pembinaan atau TC, biaya kegiatan, perlengkapan, transportasi, hingga akomodasi. Dukungan itu diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian Jamnas dengan sungguh-sungguh sekaligus membawa nama baik Tapanuli Selatan.

Jamnas XII Tahun 2026 menjadi ajang pertemuan Pramuka Penggalang dari berbagai daerah di Indonesia. Selain memperkuat persaudaraan, persatuan, dan kesatuan, kegiatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian generasi muda serta menumbuhkan kepedulian terhadap swasembada pangan.

Sebelum melepas keberangkatan kontingen, Gus Irawan kembali menitipkan pesan agar seluruh peserta menjaga sikap selama berada di Jakarta.

“Selamat berkegiatan. Semoga dapat meraih kesuksesan dan keberhasilan yang optimal. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa membimbing langkah kita semua,” ujar Bupati.

Dengan bekal pembinaan dan dukungan pemerintah daerah, 23 Pramuka Tapsel pun bersiap membawa semangat daerah ke panggung Jamnas XII, sekaligus membuktikan bahwa generasi muda Tapsel mampu tampil disiplin, mandiri, dan berprestasi di tingkat nasional. [Anwar]

Bagaimana Menurut Anda