Pembangunan Kantor Desa di Sekadau Mendesak

155
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sekadau Drs. Bayu Dwi Harsono ME. (Dokumen BERITAANDA.NET)

SEKADAU-KALBAR, BERITAANDA – Derap langkah pembangunan di Kabupaten Sekadau Provinsi Kalimantan Barat terus dipacu dibawah kepemimpinan Bupati Rupinus SH M.Si dan Wakil Bupati Aloysius SH M.Si. Salah satu sektor yang diprioritaskan adalah pembangunan kantor desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Drs. Bayu Dwi Harsono ME menegaskan bahwa terkait pembangunan kator desa di beberapa daerah tahun 2020 ini dinilai mendesak.

“Sangat mendesak, karena terkait penunjang utama pelayanan dasar penyelenggaraan pemerintah desa kepada masyarakat di tingkat desa,” ujar Bayu kepada BERITAANDA, Sabtu (1/8/2020) sore.

Beberapa pertimbangan untuk segera direalisasikannya pembangunan kantor desa adalah program ini merupakan rencana kerja pembangunan selama pemerintahan Bupati Rupinus dan Wakil Bupati Aloysius.

Diakui Bayu, sampai saat ini masih terdapat kantor desa yang memprihatinkan dan rusak parah. Bahkan beberapa diantaranya masih menggunakan bangunan ala kadarnya atau menumpang pada bangunan lain dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan di desa. Padalah, menurut Bayu, keberadaan kantor desa merupakan hal yang strategis sebagai pusat penyelenggaraan pemerintahan di desa.

“Tertuang dalam APBD Kabupaten Sekadau tahun 2020 dan ditindaklanjuti dengan SK Bupati No 900 / 164 / BPKAD / 2020 tertanggal 21 Februari 2020 tentang penetapan alakosi dana bantuan keuangan yang bersifat khusus kepada pemerintah desa di Kabupaten Sekadau tahun ini,” papar Bayu menjelaskan dasar hukum pembangunan kantor desa.

Untuk teknis pelaksanaan pembangunannya (kantor desa -red), Bayu menambahkan, dilaksanakan secara swakelola oleh pemerintah desa dengan melibatkan masyarakat. Cara ini dinilai sangat menguntungkan masyarakat setempat, dikarenakan melibatkan warga dalam sistem padat karya tunai dan masyarakat mendapatkan hasil dari keikutsertaan dalam proses pembangunan kantor desa tersebut.

“Mengingat kondisi pandemi corona, agar ekonomi masyarakat dapat berkembang juga,” tambah mantan Camat Belitang itu.

Dengan demikian, Bayu menegaskan bahwa tidak benar jika dikatakan pembangunan kantor desa untuk tahun 2020 tidak mendesak. “Ini harus segara direalisasikan,” tukasnya.

Tahun ini sebanyak 14 desa di 6 kecamatan akan menjadi target pembangunan Pemerintah Kabupaten Sekadau. (Arni)

Bagaimana Menurut Anda