Ekonomi Lampung Tumbuh Tertinggi di Sumatera, Lampaui Rata-rata Nasional pada Triwulan I 2026

5

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan I tahun 2026 menunjukkan peningkatan yang positif. Ekonomi Indonesia tercatat tumbuh sebesar 5,61 persen, naik dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencapai 5,39 persen.

Di tingkat regional, kinerja perekonomian Provinsi Lampung menempati posisi kedua di Sumatera dengan kontribusi sebesar 10,18 persen terhadap pertumbuhan ekonomi Pulau Sumatera.

Secara khusus, ekonomi Lampung pada triwulan I 2026 tumbuh dari 5,54 persen menjadi 5,58 persen, sekaligus menjadi angka pertumbuhan tertinggi di Sumatera. Peningkatan ini terutama ditopang oleh sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan.

“Kinerja ekonomi Lampung pada triwulan I 2026 menunjukkan tren yang positif, didukung sektor unggulan daerah,” ujar Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung dalam kegiatan Bincang Literasi bersama mitra media KPw BI Provinsi Lampung di Selasar Auditorium Lantai IV Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lampung, Telukbetung, Rabu (6/5/2026).

Lebih lanjut, Deputi Direktur KPw Bank Indonesia Lampung, Achmad P. Subarkah, menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Lampung juga tercermin dari meningkatnya berbagai indikator ekonomi. Di antaranya Indeks Keyakinan Konsumen yang tetap berada pada level optimistis, peningkatan Indeks Penjualan Riil, pertumbuhan penyaluran kredit yang positif, serta meningkatnya impor barang modal sebagai penunjang aktivitas usaha.

Penyaluran kredit di Provinsi Lampung pada triwulan I 2026 juga tetap tumbuh positif, terutama didorong oleh kredit investasi. Sementara itu, rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) masih terjaga dalam batas aman.

Dari sisi harga, inflasi tahunan (year-on-year/yoy) di Provinsi Lampung tercatat sebesar 0,53 persen, lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang mencapai 2,42 persen (yoy). Secara bulanan (month-to-month/mtm), inflasi tercatat sebesar 0,55 persen, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 0,19 persen. (*)

Bagaimana Menurut Anda