Oplet Ijo Beralih ke Gas Alam PGN, Efisiensi Naik 20 Persen dan Operasional Lebih Praktis

10

PALEMBANG, BERITAANDA – Penggunaan gas alam sebagai bahan bakar memasak di Restoran Oplet Ijo memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi operasional. Pengelola mengklaim terjadi penghematan hingga 20 persen sejak beralih ke gas jaringan dari PGN.

Manajer Oplet Ijo, Deny John Santoso mengatakan, bahwa penggunaan gas alam yang disalurkan oleh Perusahaan Gas Negara (PGN) Palembang mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan, baik dari sisi biaya maupun waktu.

Sejak September 2025, Oplet Ijo tidak lagi menggunakan gas tabung dan beralih ke gas alam jaringan (meteran). Menurut Deny, sebelumnya penggunaan gas tabung dinilai kurang praktis karena harus diganti secara berkala ketika habis.

“Penggantian tabung kerap memakan waktu, terutama saat restoran sedang ramai pengunjung,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).

Ia menjelaskan, setelah menggunakan gas jaringan, operasional dapur menjadi jauh lebih praktis. Pasokan gas tersedia selama 24 jam tanpa perlu khawatir kehabisan.

“Kami tidak perlu lagi mengganti tabung. Cukup membuka keran, gas langsung mengalir dan siap digunakan kapan saja,” tambahnya.

Deny juga mengungkapkan, sebelumnya pihaknya pernah menghentikan operasional restoran hingga dua jam karena harus menunggu pengantaran gas. Hal ini menjadi salah satu pertimbangan utama untuk beralih ke gas alam jaringan.

Sejak mulai menggunakan gas alam, konsumsi Oplet Ijo tercatat meningkat. Pada awal penggunaan, konsumsi berada di kisaran 800 meter kubik per bulan, dan kini mencapai sekitar 1.300 meter kubik per bulan.

Ke depan, Oplet Ijo berencana meningkatkan status pelanggan dari kategori UKM menjadi pelanggan komersial, seiring dengan meningkatnya kebutuhan energi.

Sementara itu, Jr Analyst Area Support PGN Area Palembang, Muhammad Dimaz menyampaikan, bahwa pihaknya rutin melakukan pengecekan meteran dan fasilitas pelanggan guna memastikan keamanan serta kelancaran distribusi gas.

Menurutnya, pemanfaatan gas alam pipa juga mendukung upaya ramah lingkungan karena menghasilkan emisi yang lebih rendah dibandingkan bahan bakar fosil lainnya.

“Selain lebih praktis, penggunaan gas alam juga lebih ekonomis. Semakin banyak pelanggan, tarifnya juga semakin kompetitif,” ujar Dimaz. (Febri)

Bagaimana Menurut Anda