Polda Sumsel Kukuhkan Komitmen Kebangsaan pada Hari Lahir Pancasila 2026

15

PALEMBANG, BERITAANDA – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 di Lapangan Apel Mapolda Sumsel, Senin (1/6/2026).

Upacara dipimpin langsung Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho SIK SH M.Hum, dan diikuti para pejabat utama, personel Polri, ASN Polri, serta peserta upacara dari berbagai satuan kerja di lingkungan Polda Sumsel.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema ‘Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia’. Tema tersebut menegaskan peran strategis Pancasila tidak hanya sebagai dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia, tetapi juga sebagai nilai yang dapat berkontribusi dalam mewujudkan perdamaian, keadilan, dan harmoni di tengah dinamika global.

Dalam upacara tersebut, Kapolda Sumsel membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Dalam amanat itu ditegaskan bahwa Pancasila merupakan bintang penuntun yang telah terbukti menjaga persatuan bangsa Indonesia ditengah keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa.

Selain itu, Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. Nilai-nilai musyawarah, gotong royong, toleransi, dan persatuan yang terkandung dalam Pancasila menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan kebangsaan maupun global.

Bagi Polri, Hari Lahir Pancasila memiliki makna strategis karena nilai-nilai yang terkandung didalamnya menjadi landasan moral dalam pelaksanaan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada masyarakat. Melalui semangat Presisi, Polri terus berupaya menghadirkan pelayanan yang humanis, profesional, transparan, dan berkeadilan sebagai implementasi nyata nilai-nilai Pancasila.

Dalam amanat yang dibacakannya, Kapolda Sumsel mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda sebagai penerus bangsa, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup. Jangan biarkan Pancasila hanya menjadi tulisan dalam dokumen negara atau hiasan di dinding semata. Pancasila harus hadir dalam setiap tindakan, keputusan, dan pengabdian kita kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” demikian amanat Kepala BPIP yang dibacakan Kapolda Sumsel.

Momentum Hari Lahir Pancasila juga menjadi pengingat bagi seluruh personel Polri untuk terus memperkuat integritas, profesionalisme, dan semangat pengabdian dalam menjalankan tugas. Nilai kemanusiaan, persatuan, keadilan sosial, serta gotong royong menjadi pedoman penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Sumatera Selatan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya SIK MH menegaskan, bahwa semangat Pancasila harus tercermin dalam setiap program dan pelayanan kepada masyarakat.

“Hari Lahir Pancasila bukan hanya momentum seremonial, tetapi juga refleksi bagi seluruh personel Polri untuk memastikan nilai-nilai Pancasila hadir dalam setiap pengabdian. Mulai dari pelayanan kepada masyarakat, kegiatan sosial kemasyarakatan, hingga penegakan hukum yang berkeadilan. Itulah wujud nyata Pancasila yang hidup dalam tugas dan pengabdian Polri,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kombes Pol Nandang menjelaskan bahwa berbagai kegiatan Bulan Bakti Bhayangkara ke-80 yang tengah berlangsung di Sumatera Selatan merupakan implementasi langsung nilai-nilai Pancasila. Kegiatan tersebut meliputi pembangunan infrastruktur sosial, bantuan kemanusiaan, pelayanan kesehatan, bantuan sosial, hingga program pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan jajaran Polda Sumsel. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda