BSI Region III Palembang Distribusikan 103 Hewan Kurban

23

PALEMBANG, BERITAANDA – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Region III Palembang memperkuat komitmen sosial perusahaan dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah melalui distribusi 103 ekor sapi kurban. Penyaluran dilakukan di lima provinsi, yakni Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Bangka Belitung, Jambi, dan Lampung.

Regional CEO BSI Region III Palembang, Ari Yusnairy Muslim mengatakan, seluruh hewan kurban yang disalurkan dipastikan dalam kondisi sehat dan memenuhi standar Rumah Potong Hewan (RPH) serta Dinas Peternakan setempat.

Kegiatan kurban di wilayah Sumbagsel tersebut merupakan bagian dari program nasional BSI yang tahun ini menyiapkan sebanyak 24.053 ekor hewan kurban untuk disalurkan ke berbagai wilayah di Indonesia, termasuk daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Jumlah tersebut meningkat signifikan sebesar 57 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang mencapai 15.272 ekor.

Ari mengatakan, momentum Idul Adha menjadi sarana untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus mendorong pemerataan manfaat ekonomi umat, khususnya di wilayah kerja BSI Region III Palembang.

“Melalui penyaluran hewan kurban ini, BSI Region III ingin menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya saudara-saudara kita yang membutuhkan di wilayah Sumbagsel. Ini merupakan bagian dari komitmen BSI untuk terus hadir tidak hanya sebagai institusi keuangan syariah, tetapi juga sebagai sahabat sosial masyarakat,” ujar Ari disela penyembelihan sapi, Kamis (28/5/2026).

Program kurban BSI tahun ini juga didukung oleh transformasi digital melalui aplikasi BYOND by BSI dan kartu pembiayaan BSI Hasanah Card, serta kolaborasi dengan 25 Lembaga Amil Zakat (LAZ) resmi.

Masyarakat dapat memanfaatkan layanan pembelian hewan kurban melalui aplikasi BYOND maupun BSI Hasanah Card. Kemudahan akses digital serta variasi harga hewan kurban yang terjangkau, mulai dari Rp1,9 juta untuk kambing, menjadi faktor utama meningkatnya partisipasi masyarakat dalam berkurban melalui BSI. Inovasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan ekosistem bisnis berkelanjutan perseroan.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo menegaskan, bahwa perbankan syariah harus mampu menghadirkan keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat.

“Perbankan syariah hadir untuk membawa kemaslahatan yang lebih luas. Kinerja positif yang berhasil diraih BSI harus berbanding lurus dengan peningkatan volume ZISWAF, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung dalam meningkatkan kesejahteraan umat, salah satunya melalui pemerataan distribusi hewan kurban ini,” ujar Anggoro.

Selain memberikan manfaat sosial, program kurban BSI juga menciptakan multiplier effect bagi sektor UMKM peternakan. Secara nasional, BSI melibatkan 37 peternak lokal, termasuk 19 UMKM dan desa binaan BSI yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

BSI juga menerapkan distribusi hewan kurban ramah lingkungan dengan menggunakan besek bambu sebagai bagian dari komitmen sustainability perusahaan. Daging kurban didistribusikan kepada lebih dari 600 ribu penerima manfaat yang terdiri dari masyarakat duafa, wilayah terdampak bencana, serta pesantren. (Febri)

Bagaimana Menurut Anda