Momentum Spiritual: Syahrul Pasaribu Dampingi Prosesi Tepung Tawar 130 CJH Tapsel

63
Momen saat Mantan Bupati Tapanuli Selatan, H. Syahrul M. Pasaribu, memberikan wejangan kepada 130 calon jemaah Haji Kabupaten Tapanuli Selatan.

TAPANULI SELATAN, BERITAANDA – Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti prosesi tepung tawar bagi 130 calon jemaah haji (CJH) Kloter 5 Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) tahun 1447 Hijriah yang berlangsung di Gedung Astaka Sipirok, Senin (20/4/2026).

Tradisi sakral ini menjadi momentum spiritual yang menghadirkan doa keselamatan serta penguatan batin sebelum para tamu Allah diberangkatkan ke tanah suci.

Tokoh pembangunan Sumatera Utara, H. Syahrul Pasaribu menjelaskan, bahwa prosesi tepung tawar bukan sekadar adat, melainkan sarat makna dan doa agar para jemaah mampu melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji sesuai rukun dan sunnah.

Syahrul Pasaribu yang juga mantan Bupati Tapanuli Selatan itu turut mendoakan seluruh jemaah agar senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta kelancaran selama menjalankan ibadah haji.

Ia juga mengingatkan bahwa jumlah jemaah tahun ini mengalami penyesuaian menjadi 130 orang akibat perubahan metode penetapan kuota dari Kementerian Haji dan Umrah.

“Sebagian besar jemaah tergolong senior, sehingga kesehatan harus benar-benar dijaga. Saat ini di Tanah Suci sedang musim panas, maka perbanyak konsumsi buah dan air agar tetap bugar,” imbaunya.

Dalam momen tersebut, Syahrul turut mengenang perjuangan pembangunan Kabupaten Tapanuli Selatan, mulai dari pertapakan Kantor Bupati di atas lahan seluas 271 hektare hingga rampungnya Masjid Syahrun Nur menjelang akhir masa jabatannya.

Suasana semakin mengharukan ketika ia memimpin pembacaan talbiyah bersama seluruh calon jemaah haji, sekaligus menyerahkan cinderamata berupa kain sarung untuk digunakan selama menjalankan ibadah.

Sementara itu, Bupati Tapsel melalui Wakil Bupati H. Jafar Syahbuddin Ritonga menegaskan bahwa prosesi tepung tawar merupakan bentuk dukungan penuh pemerintah daerah kepada para calon jemaah haji.

Dalam arahannya, Jafar mengajak para jemaah untuk bersyukur karena akhirnya mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji setelah menanti bertahun-tahun.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, kami menitipkan doa di tempat-tempat mustajab agar daerah ini terhindar dari marabahaya dan bencana. Kami berharap para jemaah melaksanakan ibadah dengan serius dan khusyuk sehingga kembali dengan predikat haji dan hajjah yang mabrur dan mabrurah,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menginstruksikan para camat agar berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kelurahan untuk membantu menjaga rumah para jemaah selama mereka menjalankan ibadah haji.

Selain itu, Jafar turut memohon doa agar Tapanuli Selatan dapat bangkit kembali pascabencana yang melanda beberapa waktu lalu.

Ketua panitia kegiatan, Hamdan Zen, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan tepung tawar bertujuan untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat serta sebagai ungkapan rasa syukur atas akan diberangkatkannya para jemaah.

Ia merinci bahwa dari total 130 jemaah, sebanyak 40 orang laki-laki dan 90 orang perempuan, yang dijadwalkan berangkat melalui Bandara Internasional Kualanamu Medan pada 27 April 2026.

Mewakili para calon jemaah, Nelson Dongoran menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan dari pemerintah daerah.

Ia memohon doa restu agar seluruh jemaah diberikan keselamatan sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air, serta memperoleh predikat haji yang mabrur.

Tausiyah seputar pelaksanaan ibadah haji disampaikan oleh Al Ustadz H. Ilman Muhammad Akhyaruddin, yang menekankan pentingnya niat ikhlas sebagai dasar utama dalam menjalankan ibadah.

“Ibadah haji harus dilandasi niat lillahi ta’ala. Jika niat sudah lurus dan ikhlas, maka Allah SWT akan memudahkan seluruh rangkaian ibadah,” jelasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Staf Ahli PKK, unsur pimpinan DPRD, Sekretaris Daerah, jajaran OPD, camat se-Tapsel, unsur Forkopimda, tokoh agama, serta berbagai organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan. [Anwar]

Bagaimana Menurut Anda