Menuju Pilkada 2024, Ketua PWI Sumsel: Stop Sebarkan Berita Hoax dan Ujaran Kebencian

22

PALEMBANG, BERITAANDA – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak akan berlangsung pada 27 November 2024. Untuk itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Selatan (Sumsel) Kurnaidi ST mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan hoax dan ujaran kebencian di media sosial demi menciptakan Pilkada serentak yang aman dan damai, khususnya di Sumsel.

“Pesta demokrasi ini tentu membutuhkan sebuah kerja sama yang solid antara seluruh penyelenggara maupun pemangku kebijakan agar Pilkada 2024 bisa berjalan aman, damai, tertib dan tidak terjadi kecurangan,” ungkap pria yang akrab disapa dengan julukan Kuyung Kur ini, Sabtu (15/6/2024).

Dijelaskan Kur, berdasarkan data dari KPU, yang ikut terlibat dalam Pilkada serentak tahun 2024 sebanyak 545 daerah, dengan rincian 37 provinsi, 415 kabupaten dan 93 kota.

“Tentunya hal ini jika tidak difilter dengan baik, maka bisa jadi Pilkada serentak akan menimbulkan kekacauan yang masif,” jelas pria berasal dari Musi Banyuasin ini.

Apalagi di era digital seperti saat ini, lanjutnya, informasi setiap saat hampir tidak terbendung. Terlebih di media sosial yang sering terjadi hujat-menghujat, fitnah dan saling menyebarkan ujaran kebencian, yang tujuannya untuk menjatuhkan pasangan calon (paslon) lain.

“Seluruh komponen masyarakat wajib mendukung Pilkada demokratis dan bermartabat. Mari ciptakan pemilih cerdas supaya suasana Pilkada bisa aman dan damai, serta stop politik uang,” tegasnya.

“Untuk itu perlu meningkatkan sinergitas dan soliditas TNI-Polri serta pemerintah agar Pilkada serentak tahun 2024 ini berjalan penuh kondusif,” pungkas dia. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda