Libur Panjang Akhir Pekan, Konsumsi BBM Naik 56 Persen

24

PALEMBANG, BERITAANDA – PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) II Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) mencatat peningkatan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tol Trans Sumatera selama libur nasional dan cuti bersama Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam.

Secara total bahan bakar berkualitas (BBK) mengalami kenaikan signifikan sebesar 56 persen, dibandingkan dengan konsumsi normal harian periode 1-15 Oktober 2020. Peningkatan tersebut dipicu seiring dengan mulai banyak beroperasinya sarana transportasi umum dan kendaraan pribadi, industri, pusat perbelanjaan dan pelaku UMKM di era normal baru ini.

Unit Manager Communication, Relations & CSR Sumbagsel, Umar Ibnu Hasan mengatakan, konsumsi BBM Gasoline non subsidi jenis Pertalite naik sebesar 51,3 persen yaitu menjadi 42,7 kiloliter dari konsumsi normal harian sebesar 28,2 kiloliter.

Untuk Pertamax naik sebesar 95 persen yaitu menjadi 12,6 kiloliter dari konsumsi normal harian, yaitu sebesar 6,5 kiloliter. Sementara, konsumsi Pertamax Turbo naik sebesar 56,8 persen menjadi 0,7 kiloliter dari konsumsi normal harian yaitu sebesar 0,5 kiloliter.

Sementara itu konsumsi BBM Gasoil non subsidi jenis Dexlite naik sebesar 5,7 persen menjadi 4,1 kiloliter dari konsumsi normal harian yaitu sebesar 3,9 kiloliter. Dan untuk Pertamina Dex konsumsinya naik sebesar 84,2 persen menjadi 4,6 kiloliter dibandingkan dengan konsumsi normal harian sebesar 2,5 kiloliter.

Sementara itu untuk konsumsi BBM Gasoil subsidi jenis Biosolar naik sebesar 20,4 persen yaitu menjadi 106 kiloliter dibandingkan dengan konsumsi normal harian sebesar 88,1 kiloliter.

“Kenaikan tertinggi produk Gasoline ada di produk Pertamax sebesar 95 persen, diikuti oleh Pertamax Turbo yaitu sebesar 56,8 persen. Sementara, konsumsi Gasoil tertinggi ada di produk Pertamina Dex yaitu 84,2 persen,” ujarnya, Senin (2/11/2020).

Umar menambahkan, secara umum ketahanan stok BBM di SPBU Tol Trans Sumatera relatif aman. (Febri)

Bagaimana Menurut Anda