Legenda Raden Begu Menggema di Festival Sriwijaya 2026, Bupati Edison Ajak Generasi Muda Bangga Budaya Daerah

0

MUARA ENIM, BERITAANDA – Festival Sriwijaya ke-34 Tahun 2026 yang digelar di kawasan Dekranasda Provinsi Sumatera Selatan, Jakabaring Palembang, Jumat (15/5/2026), menjadi panggung pelestarian budaya yang sarat makna.

Dalam ajang tersebut, Sanggar Ribang Kabupaten Muara Enim menampilkan drama tari bertema legenda Raden Begu, tokoh sakti yang dikenal sebagai Puyang Pekik Nyaring.

Penampilan yang memadukan gerak tari anggun, alunan musik tradisional, serta alur cerita penuh nilai sejarah itu berhasil memukau penonton. Suasana pertunjukan seakan membawa penonton menelusuri kembali jejak kejayaan masa lampau di sepanjang tepian Sungai Lematang hingga Sungai Musi.

Bupati Muara Enim H. Edison SH M.Hum yang hadir bersama Ketua TP PKK Kabupaten Muara Enim, Hj. Heni Pertiwi Edison S.Pd, menyampaikan apresiasi atas penampilan Sanggar Ribang. Menurutnya, antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa seni tradisi tetap memiliki daya tarik kuat serta mampu menyatukan berbagai generasi.

“Legenda Raden Begu bukan sekadar cerita rakyat, tetapi juga simbol kearifan lokal yang harus terus dikenalkan dan dilestarikan,” ujar Bupati.

Ia menilai seni pertunjukan menjadi media efektif untuk menghidupkan kembali nilai-nilai sejarah dan budaya warisan leluhur. Karena itu, Bupati mengajak generasi muda untuk semakin mencintai budaya asli daerah sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan masyarakat Serasan Sekundang.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku seni, Bupati Muara Enim turut menyerahkan uang pembinaan kepada Sanggar Ribang. Dukungan tersebut, menurutnya, merupakan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong kreativitas para seniman sekaligus menjaga keberlangsungan seni tradisi di Kabupaten Muara Enim.

Selain menyaksikan pertunjukan budaya, Bupati Edison juga meninjau anjungan rumah adat Muara Enim di kawasan Dekranasda Provinsi Sumatera Selatan. Ia menilai keberadaan anjungan tersebut menjadi etalase penting untuk memperkenalkan keunikan arsitektur tradisional Muara Enim kepada masyarakat luas.

Melalui momentum Festival Sriwijaya ke-34 Tahun 2026, Bupati Edison berharap semakin banyak cerita rakyat dan seni tradisi Muara Enim yang dapat tampil di panggung nasional, sehingga budaya daerah tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga menjadi bagian dari kebanggaan nusantara. (Angga)

Bagaimana Menurut Anda