Diduga Dipicu Penembakan Terhadap Warga, Kericuhan Pecah di Kawasan PT BCP OKI

14

OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDA – Kericuhan di perkebunan kelapa sawit PT Buluh Cawang Plantation (BCP) yang berada di wilayah Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan pada Selasa (23/6/2026) sore, diduga berawal dari insiden penembakan terhadap tiga warga oleh pihak keamanan perusahaan.

Menurut informasi yang dihimpun di lapangan, salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan menyampaikan, bahwa kemarahan warga dipicu oleh adanya penembakan terhadap tiga warga yang saat itu sedang berada di rumah mereka.

Ketiga warga yang mengalami luka tembak yakni Zainal (45), Mat Kunci (35), dan Yasun (17). Salah satu korban, yakni Zainal, yang mengalami luka tembak di bagian perut hingga tembus, dalam kondisi kritis dan telah dibawa ke RS Charitas untuk mendapatkan perawatan intensif. Sementara itu, Mat Kunci mengalami luka tembak di bagian paha, sedangkan Yasun mengalami luka tembak di bagian kaki.

Sementara itu, lanjut warga tersebut, satu korban lainnya dilaporkan meninggal dunia. Korban bernama Ali Candra (25) diduga tersengat aliran listrik saat melakukan aksi pembakaran.

Ia menambahkan, hingga saat ini massa masih berkumpul dan menyampaikan sejumlah tuntutan. Warga meminta pertanggungjawaban dari pihak perusahaan serta mendesak agar tidak ada lagi aparat kepolisian yang bertugas di lingkungan perusahaan tersebut.

“Saat ini, warga sedang berkumpul di desa guna menyampaikan tuntutan tersebut yang akan disampaikan ke pihak Polsek dan Polres OKI,” ungkapnya, Rabu (24/6/2026).

Sementara itu, setelah kejadian tersebut, Kepolisian Daerah Sumatera Selatan bersama Polres Ogan Komering Ilir bergerak cepat melakukan langkah-langkah pengamanan, pelayanan kemanusiaan, serta pemulihan situasi pasca terjadinya dinamika di kawasan perkebunan PT BCP Dabukrejo, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Selasa (23/6/2026).

Dalam penanganan kejadian tersebut, kepolisian memprioritaskan keselamatan masyarakat dengan memastikan warga yang mengalami luka mendapatkan penanganan medis secara maksimal. Dua warga yang terdampak saat ini telah memperoleh perawatan di fasilitas kesehatan dan terus dipantau perkembangannya.

Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto SH SIK MH turun langsung memimpin pengamanan dan koordinasi di lapangan guna memastikan seluruh rangkaian penanganan berjalan secara profesional, humanis, dan sesuai prosedur. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda