Grand Final Muli Mekhanai 2026, Gubernur Dorong Generasi Muda Promosikan Lampung

9

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Gubernur Lampung yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, M. Firsada, menghadiri Grand Final Pemilihan Muli Mekhanai Provinsi Lampung Tahun 2026 di Ballroom Hotel Radisson, Kamis (21/5/2026) malam.

Dalam sambutan tertulis Gubernur Lampung yang dibacakan M. Firsada, disampaikan apresiasi atas antusiasme dan semangat para peserta yang mewakili seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung. Menurutnya, ajang tahunan tersebut bukan sekadar kompetisi fisik dan intelektual, melainkan juga wadah strategis untuk membentuk karakter kepemimpinan generasi muda Lampung.

“Bagi saya, ajang Muli Mekhanai ini adalah wadah sejati bagi generasi muda untuk menunjukkan kualitas diri mereka yang sebenarnya. Cerdas dan pandai berbicara tentu penting, tetapi sikap yang baik, karakter yang kuat, wawasan budaya, kepedulian sosial, serta kepekaan terhadap perkembangan zaman adalah poin utama yang kita cari,” ujarnya.

Gubernur juga menekankan pentingnya peran finalis sebagai cerminan pemuda modern yang tanggap teknologi dan adaptif, namun tetap memegang teguh falsafah hidup masyarakat Lampung, yakni Piil Pesenggiri sebagai nilai menjaga kehormatan dan harga diri, serta Nemui Nyimah yang mencerminkan sikap terbuka, ramah, dan santun dalam menerima tamu.

“Untuk itu, pesan saya kepada anak muda Lampung, kalian harus percaya diri dan berani bermimpi besar. Jadilah generasi muda yang kreatif, inovatif, dan melek teknologi,” tegasnya.

Ia berharap para finalis Muli Mekhanai dapat menjadi duta yang aktif mempromosikan Lampung melalui cara-cara kreatif dan kekinian.

“Manfaatkan media sosial secara positif. Buat konten dan cerita menarik tentang daerah kita. Tunjukkan kepada dunia luar bahwa Lampung adalah tempat yang aman, nyaman, ramah, dan penuh peluang,” katanya.

Selain itu, Gubernur berharap Pemilihan Muli Mekhanai Provinsi Lampung terus melahirkan generasi muda yang membanggakan, profesional, berintegritas, serta mampu membawa nama Lampung ke tingkat nasional hingga internasional.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Tony Ferdinansyah, dalam laporannya menyampaikan bahwa kompetisi tahun ini diikuti 45 finalis terbaik, terdiri dari 22 Muli dan 22 Mekhanai, dengan satu peserta Mekhanai mengundurkan diri karena alasan pribadi. Seluruh peserta merupakan utusan dari kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Setelah melalui berbagai tahapan penilaian, gelar Muli Mekhanai Provinsi Lampung Tahun 2026 diraih oleh Maura Cantyqa Candra asal Lampung Selatan sebagai Muli dan Muhammad Davito Winarta asal Lampung Timur sebagai Mekhanai.

Adapun pemenang runner-up kategori Muli sebagai berikut:

  • Runner-up 1: Ayu Rexy Dian (Pesawaran)
  • Runner-up 2: Ananda Kavoena Cleoputri (Bandar Lampung)
  • Runner-up 3: Nikita Sasikirana (Tulang Bawang)
  • Runner-up 4: Zahra Artha Mei Via (Bandar Lampung)

Sementara pemenang runner-up kategori Mekhanai yaitu:

  • Runner-up 1: Yoglendy Joshbert D.T (Bandar Lampung)
  • Runner-up 2: Rizky Nanda Febrio Adha (Lampung Selatan)
  • Runner-up 3: Firazh Abraham (Tulang Bawang)
  • Runner-up 4: Ahmad Fatih Fauzan (Lampung Utara)

Bagaimana Menurut Anda