Efek Domino HUT Lampung Timur, Transaksi UMKM Capai Rp10,5 Miliar

4

LAMPUNG TIMUR, BERITAANDA – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Lampung Timur tahun 2026 tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi juga terbukti menjadi penggerak ekonomi rakyat yang nyata.

Pemerintah Kabupaten Lampung Timur mencatat perputaran uang dari aktivitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) selama rangkaian acara mencapai angka fantastis, yakni Rp10,55 miliar. Capaian tersebut menjadi indikator kuat bahwa agenda daerah mampu memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.

Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam yang berlangsung pada 15–25 April 2026 di Lapangan Bandar Sribhawono menjadi magnet baru bagi masyarakat. Ribuan pengunjung dari berbagai daerah seperti Palembang, Jakarta, Banten, hingga Jambi memadati lokasi acara. Antusiasme semakin memuncak saat penyanyi populer Denny Caknan tampil, yang secara langsung memperpanjang durasi kunjungan masyarakat di area UMKM. Kehadiran beragam stan kuliner, kerajinan, fesyen, hingga produk kreatif lokal sukses mendongkrak transaksi ekonomi masyarakat.

Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah menegaskan, bahwa capaian ini membuktikan ketangguhan sektor UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah.

“Perputaran uang yang mencapai lebih dari Rp10 miliar ini menjadi bukti nyata bahwa UMKM kita mampu menjadi tulang punggung ekonomi daerah,” ujar Ela, Sabtu (25/4/2026).

Menurutnya, keberhasilan festival ini tidak terlepas dari partisipasi aktif masyarakat serta sinergi lintas sektor di lingkungan pemerintah daerah. Ia menilai momentum tersebut sebagai bentuk kebangkitan ekonomi bersama yang harus terus dijaga setelah rangkaian perayaan berakhir.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi Lampung melalui kehadiran Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, yang menyaksikan langsung geliat ekonomi berbasis kerakyatan tersebut.

Keberhasilan acara ini juga mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia Chalim, yang akrab disapa Mbak Nunik. Ia menilai Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam sangat efektif dalam mengakomodasi pelaku usaha kecil untuk memperluas jangkauan pasar mereka.

“Festival seperti ini menjadi wadah strategis untuk menggerakkan ekonomi masyarakat, terutama UMKM. Ketika pelaku usaha kecil diberi ruang, maka dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkap Nunik.

Kunci utama dari suksesnya kegiatan dengan dampak ekonomi besar ini adalah kolaborasi yang solid mulai dari tingkat desa hingga unsur Forkopimda.

Bupati Ela menekankan bahwa penguatan kolaborasi antar satuan kerja, pemerintah desa, serta dukungan seluruh pemangku kepentingan sangat krusial dalam menyelenggarakan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menutup rangkaian HUT tersebut, Pemkab Lampung Timur berkomitmen menjadikan agenda serupa sebagai program strategis yang berkelanjutan di masa depan. Harapannya, ruang promosi seperti ini dapat terus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus mengangkat potensi daerah.

“Kami ingin momentum ini terus dijaga, agar UMKM Lampung Timur semakin berkembang, naik kelas, dan mampu bersaing di tingkat yang lebih luas,” pungkas Ela.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat, Forkopimda setempat, khususnya aparat keamanan yang telah menjaga ketertiban selama acara berlangsung, termasuk seluruh pihak yang turut mendukung suksesnya perayaan tersebut. (*)

Bagaimana Menurut Anda