Di Tengah Pandemi Covid-19, Bobby Adhityo Rizaldi Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan

25

MARTAPURA-OKUT, BERITAANDA – Di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda Indonesia saat ini, tidak mengurungkan niat anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Bobby Adhityo Rizaldi, untuk kembali melakukan sosialisasikan 4 pilar kebangsaan di daerah pemilihannya.

Kali ini Sosialisasi 4 pilar kebangsaan sekaligus memberikan imbauan serta informasi terkait Covid-19 dilakukan di Desa Sumber Rejo Kecamatan Belitang III Kabupaten OKU Timur, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, Sabtu (26/9/2020).

“Pancasila merupakan dasar dan ideologi negara, UUD 1945 yang merupakan ketetapan MPR adalah konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara, sedangkan Bhinneka Tunggal Ika menjadi semboyan negara,” jelas dia dihadapan masyarakat setempat, yang saat itu hadir adalah petani, pekerja di perkebunan dan ibu rumah tangga.

Diterangkan lagi, bahwa 4 pilar kebangsaan adalah tiang penyangga yang kokoh (soko guru) agar rakyat Indonesia merasa nyaman, aman, tenteram dan sejahtera serta terhindar dari berbagai macam gangguan dan bencana.

Bobby Adhityo Rizaldi kembali menyampaikan, sosialisasi 4 pilar tentang Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika ini penting untuk hidup berbangsa dan kecintaan kita pada negeri ini.

“Di tengah pandemi Covid-19 ini, kita harus menerapkan sikap gotong-royong, tenggang rasa dan saling membantu sesama,” ungkapnya.

“Dalam situasi negara menghadapi masalah Covid 19, kita benar-benar terpuruk. Maka dari itu kekompakan melawan wabah, dengan patuh terhadap protokol kesehatan,” tambah pria asli Kayuagung ini.

Dilanjutkan dia, kedisiplinan dari seluruh anggota masyarakat merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi agar kita bisa selamat dari ancaman virus corona tersebut.

Sebab, katanya, masih banyak yang harus dilaksanakan ke depannya, sebagaimana disampaikan oleh Presiden RI Joko Widodo bahwa ancaman Covid-19 belum berakhir. Sehingga setiap individu dituntut untuk hati-hati, waspada dan patuh terhadap protokol kesehatan agar terhindar dari penularan virus corona.

Ditegaskan juga, langkah penerapan protokol kesehatan di semua aspek tersebut harus terus dilakukan, mengingat kondisi saat ini masih dinamis dan ancaman penyebaran Covid-19 masih ada.

“Hendaklah kita harus saling menjaga kesehatan masing-masing agar tidak menimbulkan klaster-klaster baru dengan mematuhi protokol kesehatan 3M, yaitu menggunakan masker, menjaga jarak aman dan mencuci tangan menggunakan sabun dengan air yang mengalir,” katanya.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) juga mencatat lebih dari 2.000 informasi hoax terkait Covid-19. Informasi ini telah masuk di semua platform digital.

“Lebih dari 2.000 hoax terkait Covid-19 muncul dari Facebook, Twitter, Instagram hingga Tik-Tok,” kata Bobby Adhityo Rizaldi menjelaskan.

Untuk itulah, lanjut dia, kami mengimbau warga agar jangan asal share berita terkait Covid-19 yang belum ada kejelasannya ke media sosial.

Di akhir acara, tim penyelenggara sosialisasi 4 pilar juga memberikan bantuan sosial berupa beras untuk masing-masing peserta sebanyak 5 Kg. (*)

Bagaimana Menurut Anda