Danbrigif 4 Marinir/BS Hadiri Upacara Peringatan Hari Dharma Samudera

222

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Komandan Brigade Infanteri 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Ahmad Fajar menghadiri upacara peringatan Hari Dharma Samudera, bertempat di Dermaga Pelabuhan Pelindo, Panjang, Bandar Lampung, Rabu (15/1/2020).

Dalam amanatnya, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Siwi Suka Adji, SE MM yang dibacakan oleh Danlanal Lampung menyebutkan, bahwa pertempuran Laut Arafuru yang terjadi pada tanggal 15 Januari 1962 merupakan peristiwa heroik dalam sejarah Angkatan Laut kita, yang ditunjukkan pelaut-pelaut kita di bawah kepemimpinan Komodor Yos Sudarso.

Sebagai prajurit laut, beliau menunjukkan keteladanan dan inspirasi kepemimpinan dalam melaksanakan tugas yang diemban. Sifat rela berkorban dan ikhlas dalam bekerja merupakan nilai-nilai luhur yang ditunjukkan dalam peristiwa tersebut.

Pertempuran yang kita hadapi saat ini dalam mewujudkan kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara kesatuan Republik Indonesia tidak banyak berubah, namun hanya menunjukkan karakter pertempuran yang berbeda. Segala tantangan menyangkut batas laut teritorial NKRI menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah Indonesia dan khususnya TNI Angkatan Laut. Oleh sebab itu, nilai-nilai kejuangan Yos Sudarso dan pelaut-pelaut tersebut wajib diwarisi oleh seluruh prajurit tni angkatan laut saat ini, yaitu agar tetap tegar dan pantang menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan.

Di era revolusi industri 4.0 seperti saat ini, dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat dan pengaruh era globalisasi, tantangan kita sebagai garda pelindung keutuhan dan kedaulatan NKRI akan menjadi semakin kompleks. Prajurit TNI Angkatan Laut dituntut untuk lebih adaptif, Produktif, berinovasi tinggi dan kompetitif dalam meningkatkan profesionalisme pelaksanaan tugas.

Dalam proses itu jangan sampai melupakan jati diri seorang prajurit yang selalu berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Trisila TNI Angkatan Laut. Pewarisan nilai-nilai kejuangan dalam peringatan ini juga mewakili sejumlah pertempuran laut lainnya, misalnya pertempuran Laut Cirebon, pertempuran Teluk Sibolga, pertempuran Laut Malaka dan pertempuran Laut lainnya.

Mengakhiri amanatnya, Kasal menyampaikan beberapa penekanan di tingkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, teladani nilai dan semangat kejuangan yaitu sikap ksatria, rela berkorban dan pantang menyerah, pupuk jiwa patriotisme dan jati diri prajurit matra laut, dan tingkatkan pengetahuan, latihan dan pendidikan guna menopang profesionalisme tugas yang semakin kompleks dan sarat akan teknologi.

Selesai pelaksanaan upacara peringatan Hari Dharma Samudera, Danbrigif 4 Marinir/BS, Danlanal Lampung dan tamu undangan melaksanakan tabur bunga di laut dengan menggunakan Kal Pahawang dan Patkamla Pulau Sebesi. (Katrine)

Bagaimana Menurut Anda