Bergulat Pulih dari Bencana, Tapsel Justru Ukir Prestasi Nasional

17
Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu didampingi Sekretaris Daerah H. Sofyan Adil Siregar saat menerima Piagam Penghargaan Juara II Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Percepatan Penurunan Stunting pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026

TAPANULI SELATAN, BERITAANDA – Ditengah proses pemulihan pasca bencana yang masih berlangsung, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) justru mampu menunjukkan kinerja impresif di tingkat nasional.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan berhasil meraih juara II kategori penanggulangan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, didampingi Sekretaris Daerah H. Sofyan Adil Siregar dalam acara yang digelar di Hotel Wyndham OPI Palembang, Sabtu (25/4/2026) malam.

Capaian ini menjadi istimewa karena diraih saat Tapsel masih berupaya bangkit dari dampak bencana. Namun, kondisi tersebut tidak menghambat langkah pemerintah daerah dalam memastikan program penanggulangan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting tetap berjalan optimal.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dalam menjalankan program yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Penilaian mencakup konvergensi lintas sektor, capaian layanan dasar masyarakat, efektivitas intervensi hingga tingkat desa, serta laju penurunan angka kemiskinan dan stunting yang terukur di lapangan. Inovasi daerah juga menjadi indikator penting dalam menghadirkan solusi yang adaptif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, dalam sambutannya menegaskan bahwa apresiasi ini merupakan upaya untuk mendorong kompetisi sehat antar daerah dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

Ia menyebutkan empat kategori utama penilaian, yakni pengendalian inflasi daerah, penurunan tingkat pengangguran, penanggulangan kemiskinan dan stunting, serta creative financing.

Secara nasional, sebanyak 144 pemerintah daerah menerima penghargaan dengan total nilai apresiasi mencapai Rp320 miliar.

Dalam suasana penuh keakraban, Mendagri juga berkelakar bahwa penghargaan tersebut layak diberikan kepada daerah yang benar-benar bekerja nyata untuk masyarakat.

Ia menilai Tapanuli Selatan menunjukkan komitmen kuat dalam menghadirkan program pembangunan yang berbasis pada kebutuhan rakyat, bahkan di tengah situasi yang penuh tantangan.

Bupati Gus Irawan Pasaribu menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen daerah, mulai dari jajaran pemerintah, tenaga kesehatan, perangkat desa, hingga masyarakat.

“Prestasi ini bukan hanya milik pemerintah daerah, tetapi milik seluruh masyarakat Tapsel yang bersama-sama mendukung program penurunan kemiskinan dan percepatan penanganan stunting secara terpadu,” ujarnya.

Ia menambahkan, sejak awal tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan terus menjalankan langkah-langkah komprehensif, mulai dari penguatan intervensi gizi, peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga sinkronisasi program pusat dan daerah sampai ke tingkat desa.

Ajang penghargaan ini merupakan bagian dari Forum Akselerator Negeri: Memakmurkan Negeri, Memajukan Daerah yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan detikcom.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Sekretaris Jenderal Kemendagri Ahmad Wijayagus, serta ratusan kepala daerah dari berbagai wilayah di Sumatera.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dalam sambutannya turut mengapresiasi komitmen pemerintah pusat dalam mendorong percepatan pembangunan daerah melalui kolaborasi dan inovasi kebijakan.

Raihan juara II nasional ini menjadi bukti bahwa ditengah upaya pemulihan pasca bencana, Kabupaten Tapanuli Selatan tetap mampu menjaga fokus pembangunan dan menghadirkan hasil nyata.

Prestasi ini sekaligus menegaskan komitmen Tapsel dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang inklusif, pengentasan kemiskinan, serta percepatan lahirnya generasi bebas stunting menuju Indonesia Emas 2045. [Anwar]

Bagaimana Menurut Anda