Askiman Canangkan 6 Kampung KB

153

SINTANG-KALBAR, BERITAANDA – Wakil Bupati (Wabup) Sintang Drs. Askiman MM secara resmi mencanangkan 6 Kampung KB pada kegiatan Hari Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan tingkat Kabupaten Sintang tahun 2019 dengan tema ‘Kita Gerakan Keluarga dan Masyarakat Hidup Sehat Menuju Indonesia Sejahtera’, dilaksanakan di gedung PNPM Desa Landau Bara Kecamatan Kayan Hulu, Rabu (20/11/2019).

Turut hadir pada kegiatan tersebut, perwakilan BKKBN Provinsi Kalbar Drs Kusmana, Ketua Penggerak PKK Kabupaten Sintang Ny. Askiman, Forkopimcam Kecamatan Kayan Hulu serta kepala desa dan tamu undagan lain.

Wabup menyampaikan, pemerintah daerah sangat mengapresiasi kegiatan Kampung KB ini demi mewujudkan masyarakat Sintang yang sehat.

“Terkait dengan program KB Kesehatan, tujuan terpenting yakni untuk mewujudkan pencapaian daya dukung dan daya tampung lingkungan, sehingga kebutuhan pangan, energi, dan perumahan serta lapangan kerja dapat terealisasi secara bertahap, hingga masyarakat Kabupaten Sintang menjadi adil dan sejahtera,” terang dia.

Askiman juga mengatakan demi meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat penting untuk kita ikut KB, akan tetapi soal KB bukan sekedar mencegah angka kelahiran dan banyak anak-akan, tetapi lebih ke arah untuk mensejahterakan keluarga kita.

Askiman juga mengatakan tujuan program Kampung KB yang pertama, menurunkan angka kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu, dan kelestarian lingkungan hidup.

Askiman berpesan untuk 6 desa yang sudah terpilih sebagai Kampung KB agar mampu menciptakan program-program yang mampu mengajak dan menghimpun masyarakat desa untuk berkembang serta bertumbuh dalam membangun desa dan mampu meningkatkan pendapatan ekonomi bagi warga desa, sehingga tidak hanya membatasi angka kelahiran saja, namun mampu menyetarakan taraf hidup dan kesejahteraan warga desa.

Drs Kusmana yang merupakan perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat menyampaikan momentum Hari Kesatuan Gerak PKK ini bukan sekedar perayaan seremonial saja, namun hendaknya kita maknai dan manfaat kan untuk menggalakkan program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga.

“Interaksi konsep pelayanan yang berbasis komunitas telah berhasil menurunkan angka kelahiran dan berkontribusi pada peningkatan di bidang ekonomi dalam partisipasi perempuan. Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) diberi mandat untuk mengatur dan mengendalikan pertumbuhan penduduk secara alami, yakni pengaturan kelahiran dengan jumlah anak yang ideal, dengan cara pendekatan sebagai berikut, mengajak pasangan usia subur (PUS) untuk menggunakan alat kontrasepsi, dan meningkatkan usia kawin pertama pada perempuan,” jelas dia panjang lebar.

“Adapun program Kependudukan Keluarga Berencana Dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) juga sebagai upaya preventif dalam mencegah terjadinya stanting melalui peran pengasuh 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) bagi keluarga yang memiliki anak usia di bawah 2 tahun, dan sekaligus sebagai upaya untuk memenuhi hak anak untuk hidup layak dan mendapat pendidikan sebagai bagian dari hak asasi manusia,” pungkas dia. (Arni)

Bagaimana Menurut Anda