Suasana Stadion Sumpah Pemuda Tercoret, Sikambara Sesalkan Oknum Suporter Tamu

8

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Kondisi Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim kembali menjadi sorotan.

Ketua Sikambara, Junaedi, menyayangkan adanya oknum suporter tamu yang dinilai tidak menjaga kebersihan dan keindahan stadion saat laga kandang Bhayangkara Presisi Lampung FC.

Menurutnya, persoalan tersebut harus menjadi perhatian serius manajemen klub ke depan, khususnya dalam mempertimbangkan kehadiran suporter tim tamu.

“Kami sangat menyayangkan adanya suporter tamu yang tidak menjaga kebersihan dan keindahan stadion. Ini harus menjadi atensi bagi manajemen untuk mengevaluasi kembali kehadiran suporter tamu dalam laga kandang,” tegas Junaedi, Ahad (3/5/2026).

Ia menambahkan, aturan liga juga tidak memperbolehkan kehadiran suporter tamu saat pertandingan tandang (away).

Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi pintu masuk stadion, khususnya di tribun utara dan selatan, terlihat memprihatinkan. Area gate 2, gate 3, gate 6, dan gate 7 tampak kumuh dengan banyak coretan pilok serta tempelan stiker yang merusak estetika stadion.

Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan area tribun timur yang menjadi basis suporter loyal Bhayangkara Presisi Lampung FC dan Sikambara Lampung. Di gate 4 dan gate 5, lingkungan terlihat jauh lebih bersih tanpa coretan maupun stiker yang merusak fasilitas.

Junaedi menegaskan bahwa menjaga kebersihan stadion bukan hanya tanggung jawab pengelola, tetapi juga seluruh elemen suporter. Namun demikian, ia menilai perlu adanya ketegasan dalam penerapan aturan demi menjaga marwah stadion sebagai kebanggaan masyarakat Lampung.

“Kami ingin stadion ini tetap bersih, nyaman, dan menjadi kebanggaan bersama. Ketertiban harus dijaga, dan aturan harus ditegakkan secara tegas,” tambahnya.

Ia berharap ke depan manajemen Bhayangkara Presisi Lampung FC dapat mengambil langkah strategis agar kejadian serupa tidak terulang, sekaligus memastikan atmosfer pertandingan tetap kondusif tanpa mengorbankan kebersihan dan keindahan stadion.

“Semoga ini menjadi perhatian panitia pelaksana sebagai bahan evaluasi internal,” pungkasnya. (*)

Bagaimana Menurut Anda