TP PKK Teluk Mengkudu Raih Juara 3 Lomba Masak Tingkat Sumut

432

SERGAI-SUMUT, BERITAANDA – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) yang diwakili TP PKK Kecamatan Teluk Mengkudu meraih juara 3 lomba masak menu ikan kategori menu kudapan tingkat provinsi yang diselenggarakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Utara (Provsu) di Kenanga Restoran Jalan Jamin Ginting Medan, Rabu (20/11/2019).

Pada kegiatan tersebut diikuti oleh 22 peserta dari kabupaten/kota se-Sumut ini diresmikan oleh Ketua TPP PKK Provinsi Sumut Nawal Lubis Edy Rahmayadi, dengan mengangkat tema ‘ragam menu masakan ikan untuk menyehatkan masyarakat, mencegah stunting, dan mencerdaskan anak’.

Dewan juri terdiri dari orang-orang dengan latar belakang profesional yang berbeda, yakni TP PKK Sumut, ahli gizi dan kesehatan, ahli perikanan dan chef dari JW Marriot Hotel.

Ketua TP PKK Sergai Hj Marliah Soekirman yang diwakili Ketua DWP Uke Retno Wahyuni Faisal Hasrimy menjelaskan, sesuai dengan tema lomba masak ikan ini, salah satunya adalah mencegah stunting. Diharapkan ke depannya, Dinas Kelautan dan Perikanan Sergai sebagai leading sektor pengembangannya dapat terus meningkat melalui pelatihan -pelatihan menu olahan ikan kepada masyarakat umum, sehingga menu makanan ikan dapat menjadi menu utama keluarga.

“Ikan merupakan makanan yang sangat baik, tidak hanya untuk kesehatan tubuh, tapi juga bagi perkembangan kecerdasan otak. Selain itu kandungan gizi yang lengkap pada ikan dapat mencegah stunting atau gizi buruk pada anak,” kata dia.

Terhadap upaya yang sudah dilakukan oleh TP PKK Sergai, Uke merasa puas. Meski hanya menyandang predikat juara 3 kategori menu kudapan, namun kedepannya akan berusaha menjadi yang terbaik lagi.

“Semoga prestasi ini bisa ditingkatkan untuk kegiatan sejenis, sehingga menu kudapan ikan ini juga bisa disosialisasikan kepada masyarakat umum yang akhirnya dapat tercipta budaya gemar makan ikan di masyarakat,” jelas dia.

Ketua DWP yang hadir didampingi Kadis Perikanan dan Kelautan Sri Wahyuni Pancasilawati beserta jajaran, menekankan agar lebih menanamkan budaya gemar makan ikan ini, sehingga diharapkan  masyarakat umum juga bisa meningkat partisipasinya pada kegiatan lomba masak ikan di tingkat kabupaten.

Menyikapi polemik yang terjadi akhir-akhir ini terkait dengan isu hog cholera, Uke menegaskan kepada masyarakat untuk tidak takut makan ikan. Hal ini karena ikan yang ditangkap oleh nelayan aman untuk kesehatan. Ikan yang dikonsumsi oleh masyarakat juga ditangkap jauh dari bibir pantai, berjarak sekitar 1-5 mil.

“Kita semua berharap, masyarakat tidak mengurangi konsumsi makan ikan, karena jika hal ini terjadi akan berdampak pada penurunan gizi serta penurunan ekonomi nelayan yang disebabkan penjualan ikan, juga mengalami penurunan. Hal ini tentu dapat menghambat kesejahteraan masyarakat,” pungkas dia. (Dipa)

Bagaimana Menurut Anda