Api Bakar 30 Hektare Lahan di Kebun Raya Sriwijaya, Babinsa Tak Kenal Lelah Jinakkan Karhutla

8

OGAN ILIR, BERITAANDA – Perjuangan memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Kebun Raya Sriwijaya, Desa Bakung, Kabupaten Ogan Ilir terus dilakukan tanpa kenal lelah. Personel TNI-AD bersama tim gabungan kembali berjibaku memadamkan sejumlah titik api yang masih menyisakan asap.

Kebakaran lahan yang terjadi di kawasan tersebut diperkirakan telah mencapai sekitar 30 hektare. Kondisi lahan yang bergambut membuat proses pemadaman tidak mudah. Api berpotensi menjalar hingga ke bawah permukaan tanah dan kembali muncul melalui titik-titik panas meski kobaran di permukaan telah berhasil dikendalikan.

Pada kegiatan pemadaman lanjutan, Babinsa bersama tim gabungan melakukan penyisiran di sejumlah lokasi yang masih mengeluarkan asap. Petugas juga melakukan pemadaman dan pendinginan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Lahan yang terbakar diketahui merupakan kawasan milik UPTB Kebun Raya Sriwijaya. Berkat sinergi berbagai unsur, kobaran api berhasil dipadamkan. Namun, petugas masih menemukan sejumlah titik yang mengeluarkan asap sehingga pemantauan dan proses pendinginan terus dilakukan.

Sejumlah unsur dikerahkan untuk mempercepat penanganan karhutla tersebut. Mereka terdiri dari TNI-AD, Tim Pemadam Kebun Raya Sriwijaya, satu regu BPBD Provinsi, Manggala Agni Daops Banyuasin, Manggala Agni Daops Sarolangun, satu regu Daops Lahat, relawan COBRA Provinsi, Basarnas Provinsi, personel Polri, serta dukungan water bombing (WB).

Komandan Koramil (Danramil) 402-07/Indralaya, Lettu Kav Adam menegaskan, bahwa upaya pemadaman dan pemantauan akan terus dilakukan sampai kondisi di lokasi benar-benar dinyatakan aman.

Menurutnya, keterlibatan TNI bersama seluruh unsur terkait merupakan bagian dari upaya menjaga kawasan Kebun Raya Sriwijaya sekaligus mencegah kebakaran meluas ke area lainnya.

“Pemadaman akan terus dilakukan sampai situasi benar-benar aman. Kondisi lahan gambut membutuhkan penanganan dan pemantauan secara terus-menerus agar api tidak kembali muncul,” tegasnya, Senin (7/9/2026).

Medan yang sulit dan karakteristik lahan bergambut tidak menyurutkan semangat para petugas. Mereka terus menyisir kawasan terdampak, memadamkan titik panas dan melakukan pendinginan untuk memastikan ancaman karhutla benar-benar terkendali.

Sinergi lintas instansi menjadi kunci dalam penanganan kebakaran tersebut. Dengan kerja sama dan semangat pantang menyerah, petugas berupaya menjaga kawasan Kebun Raya Sriwijaya dari ancaman kebakaran sekaligus meminimalkan dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

Bagaimana Menurut Anda