Kapolres Ogan Ilir Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap Karhutla

12

OGAN ILIR, BERITAANDA – Kepolisian Resor Ogan Ilir (OI) menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi udara yang terdampak asap dan debu akibat sejumlah titik panas serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera Selatan, termasuk Kabupaten Ogan Ilir.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti SH SIK MH bersama personel turun langsung membagikan masker kepada masyarakat pada Ahad (23/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kegiatan tersebut digelar di dua lokasi, yakni Jalan Lintas Timur Palembang–Indralaya KM 35, Kecamatan Indralaya Indah, dan kawasan wisata Tanjung Senai, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir.

Selain membagikan masker, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi kepolisian untuk mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak asap serta turut berperan dalam mencegah terjadinya karhutla.

Di Jalan Lintas Timur KM 35, masker dibagikan kepada masyarakat dan pengguna jalan, terutama anak-anak yang dinilai lebih rentan terhadap paparan asap dan debu. Personel juga menyampaikan imbauan keselamatan kepada para pengendara yang melintas.

Sementara itu, di kawasan wisata Tanjung Senai, pembagian masker menyasar masyarakat yang memanfaatkan hari libur untuk berkumpul bersama keluarga. Kehadiran personel kepolisian di tengah aktivitas warga menjadi bentuk perhatian terhadap kesehatan masyarakat yang tetap beraktivitas di luar rumah dalam kondisi udara yang kurang baik.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti mengatakan, perlindungan masyarakat harus dilakukan secara menyeluruh, termasuk dengan mengantisipasi dampak kesehatan yang ditimbulkan asap dan debu akibat Karhutla.

“Kami hadir untuk memastikan masyarakat tetap terlindungi. Masker ini kami bagikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, terutama anak-anak dan masyarakat yang beraktivitas di luar rumah. Mari kita bersama-sama menjaga kesehatan dan lingkungan,” ujar AKBP Rizka Aprianti.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, kondisi udara di sejumlah wilayah Kabupaten Ogan Ilir terpantau kurang baik. Pada pagi dan sore hari, asap masih terlihat menyelimuti beberapa kawasan sehingga berpotensi mengganggu jarak pandang pengguna jalan.

Kondisi tersebut menjadi perhatian khusus bagi pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat. Personel Polres Ogan Ilir mengimbau masyarakat untuk menyalakan lampu utama, mengurangi kecepatan, serta meningkatkan kewaspadaan ketika melintas di wilayah dengan jarak pandang yang terganggu asap.

“Ketika jarak pandang terganggu akibat asap, masyarakat harus lebih berhati-hati. Nyalakan lampu kendaraan, kurangi kecepatan dan jangan memaksakan diri berkendara dengan kecepatan tinggi,” imbau AKBP Rizka Aprianti.

Selain memberikan perlindungan langsung melalui pembagian masker, Kapolres Ogan Ilir juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam mencegah karhutla. Warga diminta tidak melakukan pembakaran sampah rumah tangga secara sembarangan maupun membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.

“Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membakar sampah sembarangan dan jangan membakar lahan maupun kebun. Dampaknya bukan hanya terhadap lingkungan, tetapi juga terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat,” tegas AKBP Rizka Aprianti.

Kegiatan di Jalan Lintas Timur Palembang–Indralaya KM 35 dan kawasan wisata Tanjung Senai tersebut menunjukkan kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan langsung kepada masyarakat. Upaya tersebut tidak hanya dilakukan melalui penanganan Karhutla, tetapi juga dengan mengantisipasi dampak asap dan debu yang dirasakan masyarakat.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya SIK MH menegaskan, bahwa langkah yang dilakukan Polres Ogan Ilir merupakan bagian dari upaya Polda Sumsel menghadirkan perlindungan yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.

“Kepedulian terhadap masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Perlindungan kesehatan di tengah kondisi udara yang terdampak asap menjadi bagian dari kehadiran Polri, sekaligus menguatkan pesan bahwa pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.

Ia menambahkan, masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah munculnya titik api, terutama dengan tidak melakukan aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan Karhutla serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas pembakaran lahan.

“Kehadiran Kapolres Ogan Ilir bersama personel di tengah masyarakat menjadi bagian dari komitmen Polda Sumatera Selatan dalam memperkuat pencegahan karhutla sekaligus memberikan perlindungan langsung kepada masyarakat dari dampak asap dan debu di wilayah Sumatera Selatan,” pungkasnya.

Bagaimana Menurut Anda