Lima Mahasiswa Unsri Kembangkan ‘Ado Lokak’, Aplikasi Bimbingan Karier Gratis untuk Siswa SMA

10

OGAN ILIR, BERITAANDA – Kebingungan dalam menentukan arah masa depan masih menjadi persoalan yang dihadapi banyak siswa SMA, terutama di daerah dengan akses terbatas terhadap informasi yang terverifikasi.

Menjawab persoalan tersebut, lima mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) merancang solusi digital bernama ‘Ado Lokak’, sebuah aplikasi web mobile yang menawarkan layanan bimbingan karier dan informasi studi lanjut secara gratis.

Karya tersebut lahir melalui program Pengabdian Masyarakat dalam skema Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Program ini menyasar siswa kelas XII SMA Negeri 3 Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir.

Sebelum merancang aplikasi, tim mahasiswa terlebih dahulu melakukan observasi lapangan. Dari hasil observasi, mereka menemukan bahwa siswa masih kerap mengalami kesulitan dalam memperoleh panduan yang jelas mengenai pilihan pendidikan lanjutan maupun peluang karier setelah lulus SMA.

Tim yang dipimpin Deliano Mandala Putra tersebut beranggotakan M. Adil Afriansyah, Alvaro Putra Prasetya, Naura Qanita Illahiya Azla, dan Merliza Ananta.

Gagasan yang mereka tawarkan berhasil lolos seleksi pendanaan PKM tingkat nasional. Saat ini, tim tengah mempersiapkan penerapan langsung Ado Lokak di lingkungan sekolah.

Ado Lokak dirancang bukan sekadar sebagai aplikasi penyedia informasi. Empat layanan utama di dalamnya disusun untuk membantu siswa memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai pilihan pendidikan dan karier di masa depan, yakni:

  • Informasi lowongan dan pelatihan kerja yang diperbarui secara berkala.
  • Direktori perguruan tinggi, mulai dari universitas hingga politeknik.
  • Konsultasi karier daring, yang memungkinkan siswa berdiskusi langsung dengan konselor sesuai minat dan potensi masing-masing.
  • Eksplorasi minat dan bakat siswa untuk membantu mereka mengenali potensi diri.

Menurut tim pengembang, Ado Lokak diharapkan dapat membantu siswa menjadi lebih siap dan percaya diri dalam merancang masa depan sejak duduk di bangku SMA.

Berbagai informasi penting, mulai dari beasiswa, lowongan kerja, hingga jadwal kegiatan kampus, dirangkum dalam satu aplikasi. Dengan demikian, siswa tidak perlu lagi berpindah-pindah sumber informasi yang belum tentu terverifikasi.

Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari pihak sekolah. Kepala SMA Negeri 3 Tanjung Raja Sutarno S.Pd menyampaikan kesiapannya untuk menggandeng tim mahasiswa Unsri dalam program pendampingan siswa yang dijadwalkan berlangsung selama delapan minggu ke depan. (Febri)

Bagaimana Menurut Anda