Antisipasi Lonjakan Covid-19, Ini yang Dilakukan Gubernur Lampung

7

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Situasi terkait perkembangan Covid-19 di Indonesia saat ini telah merebak ke beberapa wilayah di Pulau Jawa, terutama DKI Jakarta, Jawa tengah, dan Jawa Timur.

Demi mengantisipasi terjadinya lonjakan Covid-19 di Provinsi Lampung, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meminta kepada walikota / bupati untuk memperketat penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.

“Saat ini pemerintah kembali memperpanjang PPKM berskala mikro yang berlaku 15-28 Juni 2021. Guna menyikapi hal yang tak diinginkan, maka saya minta agar kita terus melakukan koordinasi yang baik dalam penanganan Covid-19,” ujar gubernur saat memimpin rakor evaluasi pelaksanaan PPKM mikro secara virtual, di Mahan Agung, Bandar Lampung, Kamis (17/6).

Terkait perkembangan Covid-19 di Lampung, dirinya mengungkapkan bahwa saat ini Lampung dalam posisi cukup terkendali.

“Lampung harus tetap bekerja keras dalam penanganan Covid-19, mengingat ada empat pintu keluar masuk Lampung. Seperti Pesisir Barat yang dilalui Bengkulu, Way Kanan yang dilalui beberapa provinsi di Sumatera, Mesuji yang dilalui beberapa provinsi di Sumatera, dan Lampung Selatan sebagai pintu gerbang Sumatera dan Jawa,” jelasnya.

Dalam penerapan PPKM mikro, Gubernur Arinal meminta agar pelaksanaan pengendalian Covid-19 dilaksanakan dengan baik, antara lain terkait pembatasan kegiatan di fasilitas umum, pembatasan ini maksimal 50 persen dari kebiasaan normal. Kemudian membuat peraturan daerah atau peraturan bupati/walikota terkait pemberlakukan pembatasan masyarakat.

“Penggunaan alokasi dana desa dalam penanganan Covid-19 dan membentuk relawan tanggap Covid, serta memaksimalkan posko desa untuk menyampaikan laporan perkembangan corona di daerahnya. Perlu juga dilakukan penegasan kabupaaten/kota dan pemerintah desa dalam pencegahan Covid-19. Dan terus melakukan sosialisasi tentang pencegahan Covid-19,” pungkas gubernur. [Katrine]

Bagaimana Menurut Anda