Cegah Karhutla, PT Bumi Mekar Hijau Berdayakan Lahan Tak Produktif

36

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Data pemerintah Sumatera Selatan menyebutkan jika karhutla kerap terjadi di lahan-lahan yang tidak terkelola. Dari sekitar 1,3 juta hektare lahan, lebih dari 50 persennya merupakan hutan kawasan dan sebagiannya tidak produktif, sehingga Sumsel cukup rawan karhutla terutama di musim kemarau.

Terkait hal tersebut, PT Bumi Mekar Hijau (BMH) selaku mitra pemasok Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas di wilayah Ogan Komering llir (OKI) mengajak masyarakat Desa Gajah Mati Kecamatan Sungai Menang Kabupaten OKI Provinsi Sumsel untuk memanfaatkan lahan seluas 1.508 hektare yang selama ini berpotensi menjadi titik rawan karhutla.

Di areal tersebut, masyarakat beraktifitas mencari pohon gelam (melaleuca leucadendron). Pada musim kemarau, masyarakat membuka lahan dengan sistem sonor (tebas bakar) yang sudah dilakukan secara turun-temurun, sedangkan pada musim penghujan areal tersebut tergenang dan tidak produktif. PT BMH memberikan pemahaman bahwa areal yang selama ini diklaim masyarakat tersebut merupakan konsesi PT BMH dan mengajak warga desa untuk bekerjasama.

Kepala Distrik Sungat Gebang – Menang PT BMH, Alfredo P Pane menjelaskan, pengelolaan areal tersebut diawali dengan penataan air, sehingga dapat dikelola sepanjang tahun. “Yakni dengan sistem pembukaan lahan tanpa bakar dan mengajak keterlibatan serta masyarakat dalam setiap tahap pembangunan areal ini,” tandas Alfedo, Jumat (18/6).

Sementara itu, Kepala KPH Wilayah V Lempuing-Mesuji, Susilo Hartono, sangat mengapresiasi adanya kerjasama ini. Bahkan menurutnya, kerjasama ini penting dilakukan pada lahan-lahan tidak produktif agar mencegah terjadinya karhutla.

“Kerjasama ini bukan merupakan langkah akhir, tapi merupakan langkah awal, keberadaan perusahaan sebagai pengelola lahan bisa melibatkan masyarakat melalui kelompok tani hutan, koperasi dan BUMDes,” kata Susilo.

Camat Sungai Menang, Firdaus mengharapkan kepada warganya untuk mendukung jalannya kerjasama kemitraan kehutanan ini demi kemajuan bersama. Ia berharap kerjasama int dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. [Iwan]

Bagaimana Menurut Anda