6 Rumah Hangus Terbakar, Bupati Askolani Gerak Cepat Beri Bantuan

130

PANGKALAN BALAI-BANYUASIN, BERITAANDA – Bupati Banyuasin H. Askolani gerak cepat turun ke lokasi kebakaran dan menemui 6 warga Desa Gasing Kecamatan Talang Kelapa yang menjadi korban kebakaran, Kamis (13/10/2022).

Orang nomor satu di Bumi Sedulang Setudung ini juga langsung memberikan bantuan tanggap darurat berupa bahan makanan, minuman, selimut, pakaian yang disiapkan oleh Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

Atas nama pribadi dan keluarga, Bupati Askolani juga memberikan bantuan uang tunai masing-masing Rp 2 juta untuk enam kepala keluarga yang rumahnya hangus terbakar tersebut.

Reaksi cepat Bupati Askolani tersebut mendapat tanggapan positif dari masyarakat dan para korban. Bahkan sejumlah korban kebakaran nampak haru sambil memeluk Bupati Askolani mengucapkan terima kasih atas perhatian pemimpin mereka tersebut.

“Terima kasih pak, kebaikan bapak akan kami ingat selalu, ” kata Rokiyah (45) yang menjadi korban kebakaran sambil menangis.

Hal yang sama dikatakan H. Damsuri (75), yang juga mengucapkan terima kasih atas perhatian dari Bupati Banyuasin tersebut.

“Sedih pak, berat nian musibah ini, tapi Alhamdulillah Pak Bupati hadir disaat kami lagi sedih seperti ini,” katanya dengan mata berkaca-kaca.

Bupati Askolani sambil merangkul para korban kebakaran meminta untuk bersabar dan ambil hikmah dari peristiwa kebakaran tersebut.

” Ini takdir Allah, saya harap sabar dan kita ambil hikmahnya dari kejadian ini,” kata dia.

Bupati Askolani mengatakan dirinya sudah memerintahkan OPD terkait untuk membantu membangun kembali enam (6) rumah yang terbakar.

“Kadis Perkimtan, Kadinsos, Kepala BPBD dan Camat Talang Kelapa sudah saya perintahkan untuk melakukan koordinasi untuk membangun kembali rumah yang terbakar, baik melalui dana APBD, Baznas maupun CSR bahkan gotong-royong warga,” tegasnya.

“Begitu juga terkait administrasi yang terbakar seperti KTP, ijazah dan lainnya. Tadi saya sudah perintahkan Pak Camat dan Kades untuk melakukan pendataan, dan kita akan bantu melalui OPD terkait. Seperti KTP, kita minta Dukcapil untuk terbitkan kembali, begitu juga ijazah kita minta Disdik yang urus,” jelasnya.

Dari pantauan di lapangan, keenam rumah yang semuanya terbuat dari kayu hangus jadi arang, harta benda tidak satupun berhasil diselamatkan. Kerugian ditafsir miliaran rupiah.

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pukul 09.00 WIB, bermula dari rumah Sulaiman yang memiliki usaha bahan bakar minyak. Kemudian terjadi percikan api dari aliran listrik dan menyambar usaha minyak tersebut, sehingga api sangat cepat menjalar ke rumah warga sekitar.

Tidak ada korban jiwa, namun rumah milik Yudi (32), Mathuni (65), Hendra (40), Rokiyah (45), Sudiana (41) dan H Damsuri (75) hangus terbakar. (Adm)

Bagaimana Menurut Anda