UMKM Binaan Persit PD II/Sriwijaya Siap Ramaikan Event Nasional

4

PALEMBANG, BERITAANDA – Menjelang pelaksanaan Pameran Persit Bisa ke-2 yang akan digelar di Jakarta pada 7–9 Mei 2026, sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) PD II/Sriwijaya menunjukkan kesiapan dan antusiasme tinggi.

Selama sepekan terakhir, para pelaku usaha intensif melakukan berbagai persiapan guna memastikan produk yang ditampilkan memiliki kualitas terbaik serta mampu bersaing di tingkat nasional.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam mendukung pemberdayaan ekonomi keluarga prajurit, sekaligus mempromosikan potensi kerajinan dan produk lokal Sumatera Selatan dan sekitarnya.

Sebanyak lima UMKM unggulan yang akan berpartisipasi dalam Pameran Persit Bisa ke-2 berasal dari Ranting 3 Ajen Cabang III Spersdam, Cabang XLI Dim 0414 Koorcab Rem 045, Cabang XVII Dim 0406 Koorcab Rem 044, Cabang XLIII Yonif 200, serta Ranting 5 Kes Cabang III Slogdam.

Kelima UMKM tersebut adalah RD Songket, Ragam Tapis Lampung, Kerajinan Lidi, Kriya NTS Craft, dan Kartika Sereh Wangi. Masing-masing menghadirkan produk unggulan yang beragam, mulai dari kain tradisional, fesyen etnik, kerajinan ramah lingkungan, hingga produk herbal dan kebutuhan rumah tangga berbasis bahan alami.

Partisipasi ini telah melalui proses kurasi produk, pembinaan berkelanjutan, serta fasilitasi promosi dalam ajang berskala nasional. Produk yang ditampilkan tidak hanya mencerminkan kekayaan budaya, tetapi juga menunjukkan inovasi dan kreativitas khas Sumatera Selatan.

Angkat Kearifan Lokal

Salah satu UMKM yang turut ambil bagian adalah RD Songket, yang menghadirkan koleksi songket dan jumputan khas Palembang dalam bentuk kain, busana, hingga tas etnik. Menjelang pameran, dilakukan pemeriksaan detail tenun, penyempurnaan jahitan, serta penataan display agar tampil menarik dan representatif.

Sementara itu, Ragam Tapis Lampung menampilkan kain tapis beserta produk turunannya seperti tas, jaket, dan vest dengan sentuhan modern. Pemeriksaan detail sulaman benang emas serta proses finishing menjadi fokus utama untuk menjaga kualitas produk.

Di bidang kerajinan ramah lingkungan, Kerajinan Lidi menghadirkan kap lampu berbahan alami dengan nilai estetika tinggi. Penguatan rangka dan finishing akhir dilakukan guna memastikan keamanan dan daya tahan produk selama pameran.

Inovasi dan Kreativitas Produk

UMKM Kriya NTS Craft menghadirkan beragam tas, mulai dari tas kasual hingga tas pesta berbahan jumputan dan songket Palembang. Proses quality control dilakukan secara menyeluruh, termasuk pengecekan aksesori dan kerapian jahitan.

Sementara itu, Kartika Sereh Wangi menampilkan berbagai produk berbasis sereh, seperti balsem, essential oil, lilin aromaterapi, hingga produk kebersihan rumah tangga. Standarisasi takaran, kualitas aroma, serta kelengkapan label kemasan menjadi perhatian utama sebelum dipasarkan.

Peran Aktif Pembinaan

Dalam rangka memastikan kesiapan maksimal, Ketua Daerah Persit KCK PD II/Sriwijaya, Desi Ujang Darwis, bersama para Ketua Cabang turut melakukan peninjauan langsung terhadap kualitas produk serta kelengkapan yang akan dibawa ke pameran.

Kegiatan ini meliputi pemeriksaan detail produk, tampilan kemasan, hingga kesiapan display stan. Selain itu, beliau juga memberikan arahan, motivasi, serta dukungan moril kepada para pelaku UMKM agar semakin percaya diri dalam memasarkan produk di tingkat nasional.

Dorong Kemandirian Ekonomi

Keikutsertaan lima UMKM ini diharapkan mampu memperluas jaringan pemasaran serta meningkatkan daya saing produk lokal. Momentum ini juga menjadi langkah strategis dalam mendorong kemandirian ekonomi keluarga prajurit melalui penguatan usaha produktif.

Persit PD II/Sriwijaya mengajak masyarakat untuk hadir dan mendukung produk UMKM binaan sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan kerja keras pelaku usaha lokal dalam Pameran Persit Bisa ke-2 yang akan berlangsung pada 7–9 Mei 2026 di Jakarta.

Dengan persiapan yang matang, UMKM binaan Persit PD II/Sriwijaya optimistis dapat memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada masyarakat luas. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda