Terkait Mudik, Ini Imbauan Sekda Asraf

4

KERINCI-JAMBI, BERITAANDA – Menindaklanjuti larangan mudik pada hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah yang diberlakukan secara nasional mulai tanggal 6 hingga 17 Mei mendatang. Pemerintah Kabupaten Kerinci akan mendirikan satu posko di perbatasan Jambi-Sumatera Barat, tepatnya di Pelompek Kecamatan Gunung Tujuh.

Pj Sekda Kerinci Asraf mengimbau kepada masyarakat yang masih berada di perantauan untuk mengikuti aturan pemerintah dengan menahan diri agar tidak mudik pada lebaran tahun ini, demi kemaslahatan bersama.

Menurutnya, jika masyarakat tetap nekat untuk mudik, dikhawatirkan akan terjadi penyebaran kasus positif Covid-19 dengan klaster baru yang dapat berdampak terhadap peningkatan kasus positif corona di Kabupaten Kerinci.

“Kita imbau agar masyarakat bisa menahan diri, karena dikhawatirkan saat diperjalanan bisa saja singgah di rumah makan maupun tempat lainnya, bisa terinfeksi dengan virus Covid-19 dari orang lain. Apalagi niatnya mau bertemu dengan orangtua, sangat rentan terjadi penyeberan Covid-19,” ujar mantan camat teladan Kabupaten Kerinci ini, Rabu (28/4).

Dalam memberlakukan larangan mudik ini, Pemerintah Kabupaten Kerinci akan memberlakukan pengecualian terhadap masyarakat yang mudik dengan keperluan khusus, seperti masyarakat yang mengalami sakit parah atau warga dengan perjalanan berobat keluar daerah dengan mengantongi surat keterangan Satgas Covid-19, dan beberapa ketentuan lainnya.

“Namun demikian, jangan sampai terdapat oknum-oknum tertentu yang membuat surat keterangan atau rekomendasi dari Satgas Covid-19 yang dipergunakan untuk keperluan masyarakat di luar aturan dan ketentuan yang berlaku,” jelasnya. (Tomi)

Bagaimana Menurut Anda