Situasi Terkini Covid-19 di Lampung: Jumlah Terpapar 39 Orang dari 9 Kabupaten

67

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Situasi pandemi global Covid-19 di Provinsi Lampung untuk hari ini, Selasa (15/9/2020), antara lain kasus suspek ada 56, kasus baru 8, serta kasus lama 47. Kemudian kasus terkonfirmasi positif 654, kasus baru 39, dan kasus lama 615. Lalu kematian terkonfirmasi 23, serta selesai isolasi 397.

Sementara kasus terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 39 orang (kasus baru).

“Ada penambahan sebanyak 39 kasus yang terdiri dari Kabupaten Tanggamus 19 orang, 10 orang dari Kota Bandar Lampung, 2 orang dari Pesawaran, 2 orang Lampung Utara, 2 orang Mesuji, 1 orang Kota Metro, 1 orang dari Lampung Tengah,1 orang dari Pringsewu, 1 orang dari Lampung Selatan,” jelas Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung dokter Reihana, Selasa (15/9/2020).

Dijelaskan dia lagi, 39 kasus konfirmasi positif dari hasil tracing 35 orang, kasus baru 4 orang, 24 orang yang diisolasi mandiri dan 15 orang dirawat.

“Pasien nomor 616-621 dari Kabupaten Tanggamus merupakan hasil tracing dari pasien 487, saat ini sedang menjalani isolasi mandiri. Pasien 622- 634 dari Kabupaten Tanggamus merupakan hasil tracing dari pasien 490, saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit umum daerah Kabupaten Tanggamus,” ujarnya.

Sedangkan, pasien 635 perempuan (5 bulan) dan pasien 636 laki-laki (1,5) dari Pesawaran merupakan kontak tracing dari pasien nomor 510, saat ini sedang menjalani isolasi mandiri. Dan pasien 637 perempuan (30) dari Lampung Tengah merupakan tracing dari pasien nomor 538, saat ini sedang menjalani isolasi di salah satu rumah sakit di Lampung Tengah.

“Pasien nomor 638 dan 639 dari Mesuji merupakan hasil tracing dari pasien 492, saat ini sedang menjalani isolasi mandiri. Dan pasien 640 perempuan 43 tahun dari Lampung Utara, merupakan kasus baru saat ini, sedang menjalani isolasi mandiri di suatu tempat,” terang Reihana lagi

Lalu, pasien 641 laki-laki (35) dari Kabupaten Lampung Utara merupakan hasil tracing dari pasien nomor 447, saat ini sedang menjalani isolasi mandir. Kemudian pasien nomor 642 laki-laki (26) dari Kota Metro merupakan hasil tracing dari pasien 470, saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

“Pasien 643, 644 dan 645 dari Bandar Lampung merupakan hasil tracing dari pasien nomor 501, 502 dan 503, saat ini sedang menjalani isolasi mandiri. Kemudian pasien nomor 646 perempuan (35) dari Bandar Lampung merupakan hasil tracing dari pasien 505, saat ini sedang menjalani isolasi mandiri. Dan pasien 647 perempuan 43 tahun asal Bandar Lampung, hasil tracing dari pasien 443 dan 459, saat ini sedang menjalani isolasi mandiri,” ujarnya di Posko Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung.

Pasien 648 dan 649 dari Bandar Lampung merupakan hasil tracing dari pasien nomor 485, saat ini sedang menjalani isolasi mandiri. Dan pasien 650 laki-laki 19 tahun dari Bandar Lampung hasil tracing dari pasien nomor 555, saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Pasien 651 laki-laki (30) dari Bandar Lampung merupakan kasus baru, saat ini sedang menjalani isolasi mandiri. Lalu pasien 652 laki-laki (49) dari Bandar Lampung yang merupakan kasus baru, saat ini sedang menjalani isolasi di salah satu rumah sakit yang ada di Provinsi Lampung.

Selanjutnya yaitu pasien 653 laki-laki (49) dari Lampung Selatan, merupakan kasus baru, saat ini sedang diisolasi disuatu tempat. Dan pasien 654 perempuan (25) dari Pringsewu merupakan hasil tracing dari kasus konfirmasi positif Covid-19 asal Kota Malang dari Jawa Timur, saat ini sedang menjalani isolasi mandiri di rumah singgah di Pringsewu.

“Untuk pemeriksaan swab tanggal 15 September di Provinsi Lampung berjumlah 9.585 spesimen, dengan jumlah positif 1.170. Untuk tanggal 14 September saja jumlah pemeriksaan swab sebanyak 324, jumlah yang positif adalah 39. Sedangkan angka reproduksi efektif untuk hari ini adalah 0,73. Meskipun dibawah angka 1, pandemi ini belum bisa dikendalikan sepenuhnya,” jelas dia.

“Protokol kesehatan merupakan harga mati, mutlak harus kita laksanakan, yaitu dengan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir minimal 20 detik atau dengan menggunakan hand sanitizer,” ungkapnya.

“Sedangkan untuk yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah harus benar-benar diperhatikan dan berhati-hati, punya satu tempat khusus, ada fasilitas kamar untuk sendiri, juga kamar mandi dan sebagainya, jangan ada kontak dengan penghuni rumah yang lainnya,” pungkas dia. (Katrine)

Bagaimana Menurut Anda