Resmi Purna Tugas, HM Lubis Titip Harapan Besar Bagi Dinas Kesehatan OKI

4

OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDA – Suasana haru menyelimuti Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) saat digelarnya acara purna bakti Kepala Dinkes OKI, HM Lubis S.Km M.Kes. Kegiatan tersebut dihadiri seluruh jajaran Dinas Kesehatan OKI, para pimpinan Puskesmas, Ketua Pokja, serta mitra kerja, Selasa (30/6/2026).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKI HM Lubis dalam sambutannya mengatakan, hari itu merupakan momen yang penuh makna bagi dirinya. Menurutnya, ada rasa haru, bangga, dan syukur yang bercampur menjadi satu.

“Haru karena saya harus mengakhiri masa tugas sebagai Kepala Dinas Kesehatan. Bangga karena saya pernah menjadi bagian dari keluarga besar yang luar biasa ini. Dan bersyukur karena Tuhan memberikan kesempatan kepada saya untuk mengabdikan diri bersama bapak dan ibu sekalian dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

HM Lubis mengatakan, perjalanan selama memimpin Dinas Kesehatan tentu tidak selalu mudah. Berbagai tantangan pernah dihadapi, mulai dari keterbatasan sumber daya, perubahan kebijakan, hingga berbagai persoalan kesehatan yang menuntut seluruh jajaran bekerja lebih keras, lebih cepat, dan lebih cerdas. Namun, seluruh tantangan tersebut dapat dilalui karena dihadapi secara bersama-sama.

“Saya percaya bahwa keberhasilan yang telah diraih bukanlah hasil kerja satu orang. Semua adalah buah dari kebersamaan, kerja keras, keikhlasan, dan semangat gotong royong seluruh jajaran Dinas Kesehatan,” ungkapnya.

Kepada Sekretaris Dinas, para Kepala Bidang, Pimpinan Puskesmas, Ketua Pokja, staf administrasi, tenaga kesehatan, serta seluruh pegawai, HM Lubis menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang setulus-tulusnya.

“Terima kasih atas loyalitas, dedikasi, dukungan, kritik, saran, serta semangat yang tidak pernah padam dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tandasnya.

Ia juga mengaku belajar bahwa kepemimpinan bukanlah tentang menjadi orang yang paling hebat, melainkan tentang kemampuan untuk berjalan bersama, saling menguatkan, saling menghargai, serta memberikan ruang agar setiap orang dapat berkembang dan memberikan yang terbaik.

“Hari ini saya mungkin meninggalkan jabatan, tetapi saya tidak pernah meninggalkan rasa memiliki terhadap Dinas Kesehatan ini. Kenangan, persahabatan, dan perjuangan yang telah kita bangun bersama akan selalu menjadi bagian yang indah dalam perjalanan hidup saya,” tuturnya.

Memasuki tahun 2026 dan tahun-tahun berikutnya, lanjut HM Lubis, tantangan di bidang kesehatan akan semakin kompleks. Oleh karena itu, ia berharap seluruh jajaran Dinas Kesehatan terus menjaga kekompakan, memperkuat kolaborasi, meningkatkan kompetensi, serta terus berinovasi dalam memberikan pelayanan yang cepat, berkualitas, dan berorientasi kepada masyarakat.

“Jangan pernah lelah melayani. Dibalik setiap senyum pasien yang sembuh, di balik setiap ibu yang melahirkan dengan selamat, di balik setiap anak yang tumbuh sehat, terdapat jejak pengabdian Bapak dan Ibu semua. Mungkin tidak semua jasa kita terlihat, tetapi saya yakin tidak ada satu pun pengabdian yang sia-sia di hadapan Tuhan Yang Maha Esa,” pesannya.

HM Lubis juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Selama menjalankan amanah sebagai Kepala Dinas Kesehatan, menurutnya tentu ada tutur kata, sikap, keputusan, maupun kebijakan yang mungkin kurang berkenan. Dengan segala kerendahan hati, ia memohon maaf lahir dan batin serta berharap segala kekurangan menjadi pembelajaran bagi semua pihak.

“Izinkan saya menyampaikan sebuah pesan sederhana. Jabatan memiliki batas waktu, tetapi pengabdian tidak pernah mengenal masa pensiun. Jabatan dapat berganti, namun integritas, ketulusan, dan semangat melayani harus tetap hidup di dalam hati setiap insan kesehatan,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, HM Lubis menitipkan harapan kepada seluruh keluarga besar Dinas Kesehatan Kabupaten OKI agar terus menjaga nama baik institusi, merawat persaudaraan, menghindari perpecahan, saling menguatkan dalam setiap keadaan, serta menjadikan pelayanan kepada masyarakat sebagai sebuah kehormatan, bukan sekadar kewajiban.

“Terima kasih atas setiap kenangan, kebersamaan, doa, dan dukungan yang telah Bapak dan Ibu berikan kepada saya dan keluarga. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa memberikan kesehatan, keberkahan, kekuatan, dan kemudahan dalam setiap langkah pengabdian kita. Saya pamit dari jabatan, tetapi tidak dari persaudaraan,” pungkasnya. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda