Polda Sumsel Satukan Tokoh Lintas Agama dalam Doa Bersama Hari Bhayangkara ke-80

14

PALEMBANG, BERITAANDA – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar doa bersama lintas agama dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 sebagai wujud komitmen memperkuat persatuan, kerukunan, dan sinergi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan di Bumi Sriwijaya.

Kegiatan yang dipimpin langsung Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho SIK SH M.Hum itu berlangsung di Gedung Presisi Lantai 7 Mapolda Sumsel, Selasa (30/6/2026).

Sebanyak 367 peserta hadir, terdiri atas unsur Forkopimda, tokoh lintas agama, akademisi, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, hingga perwakilan masyarakat.

Doa bersama lintas agama menjadi salah satu rangkaian puncak bulan bakti Hari Bhayangkara ke-80 dengan mengusung tema ‘80 Tahun Polri Mengabdi, Polri untuk Masyarakat’. Momentum tersebut menjadi simbol kebersamaan seluruh komponen bangsa dalam menjaga keamanan, memperkuat persatuan, dan memelihara keharmonisan sosial di Sumatera Selatan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Edwar Chandra SH MH mewakili Gubernur Sumatera Selatan, Kapoksahli Pangdam II/Sriwijaya Brigjen TNI M. Junaedi S.Sos M.Si mewakili Pangdam II/Sriwijaya, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan Anton Delianto SH MH, Ketua Pengadilan Tinggi Palembang Dr. Herdi Agusten SH M.Hum, perwakilan Pengadilan Tinggi Agama Palembang, Kepala BNN Provinsi Sumatera Selatan, perwakilan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan, BIN Daerah Sumatera Selatan, Danrem 044/Garuda Dempo, Lanal Palembang, Lanud Sri Mulyono Herlambang, serta Wakapolda Sumatera Selatan Brigjen Pol Rony Samtana SIK M.T.C.P.

Kegiatan juga dihadiri para tokoh agama yang mewakili Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu, diantaranya Ustadz Amak Shahab, Pendeta Robert Simanjuntak S.Th, Uskup Mgr. Dr. Yohanes Harun Yuwono, Tjik Harun SE SH MH, Dr. I Gusti Bagus Surya Negara CFrA C.A, dan J.S. Agus Zheng ST.

Turut hadir Sultan Palembang Darussalam RM Fauwaz Diradja SH M.Kn, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Sumatera Selatan, Ketua Dewan Masjid Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Ketua GP Ansor Sumatera Selatan, Ketua DPW LDII Sumatera Selatan, Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, unsur perguruan tinggi, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, serikat pekerja, pondok pesantren, anak yatim, serta jajaran personel Polda Sumatera Selatan.

Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan Kapolda Sumatera Selatan dan sambutan Gubernur Sumatera Selatan yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan. Selanjutnya, doa dipimpin secara bergantian oleh para pemuka agama, dilanjutkan penyerahan plakat sebagai bentuk apresiasi, foto bersama, serta mengikuti doa bersama nasional yang diselenggarakan secara serentak oleh Mabes Polri.

Pelaksanaan doa bersama lintas agama merupakan implementasi nilai-nilai Pancasila, semangat Bhinneka Tunggal Ika, dan program Presisi Polri yang menempatkan kerukunan umat beragama sebagai salah satu fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan. Kegiatan ini juga sejalan dengan program prioritas pemerintah dalam memperkuat persatuan bangsa, memperkokoh toleransi, serta membangun ketahanan sosial menuju Indonesia Maju.

Kapolda mengatakan keamanan yang selama ini terjaga di Sumatera Selatan merupakan hasil sinergi seluruh elemen masyarakat yang dibangun dengan keikhlasan dan doa bersama.

“Keamanan yang kita rasakan hari ini tidak hanya dibangun oleh kekuatan personel, kemampuan sumber daya manusia, sarana dan prasarana maupun perangkat hukum semata. Fondasi utamanya adalah ketulusan dalam mengabdi, keikhlasan bekerja, serta doa seluruh masyarakat. Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, saya mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga semangat Nyage Bumi Sriwijaya Aman Damai sebagai kekuatan bersama dalam mewujudkan Sumatera Selatan yang aman, damai, dan sejahtera,” ujar Kapolda.

Senada dengan itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya SIK MH mengatakan, doa bersama lintas agama menjadi penutup yang penuh makna dari seluruh rangkaian bulan bakti Hari Bhayangkara ke-80.

“Selama bulan bakti Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumatera Selatan telah melaksanakan berbagai kegiatan sosial, pelayanan kesehatan, bakti religi, pembangunan sarana masyarakat, hingga kegiatan kemanusiaan lainnya. Seluruh rangkaian tersebut kami tutup dengan doa bersama lintas agama sebagai simbol bahwa pengabdian Polri akan selalu berjalan berdampingan dengan nilai-nilai persatuan, toleransi, dan kebersamaan. Inilah wujud Polri untuk masyarakat sebagaimana tema Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini,” kata Nandang. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda