Program Kotaku Resmi Berdiri di Sungai Ringin

25
Penyerahan surat keputusan (SK) pembangunan program kotaku oleh perwakilan masyarakat kepada Ayu Juwita, PPK Pengembangan Kawasan Permukiman Kementerian PUPR. (BERITAANDA)

SEKADAU-KALBAR, BERITAANDA – Kepala Balai Prasarana Permukiman, Deva Kurniawan Rahmadi, didampingi Plh Bupati Sekadau Frans Zeno, meresmikan pembangunan program kota tanpa kumuh (kotaku) tahun anggaran 2020 di Desa Sungai Ringin Sekadau Hilir, Jumat (5/3) siang.

Kepala Balai Prasarana Permukiman, Deva Kurniawan Rahmadi mengatakan, sesuai RPJM dan Perpres dalam rangka penanganan permukiman kumuh dilaksanakan program 1.000 hektare penataan lahan kumuh di Kalbar.

“Adanya aspek-aspek lain seperti belum ketersediaan permukiman masyarakat yang memadai juga menjadi faktor,” kata Deva.

Sedangkan faktor lainnya, dikatakan Deva, seperti aspek sosial ekonomi. Di dalam situasi pandemi saat ini, masyarakat sangat terdampak dengan kondisi ini, sehingga sangat butuh bantuan pemerintah. Program kotaku sebagai suatu strategi untuk penanganan daerah kumuh.

“Pemerintah daerah akan dibantu dengan program kotaku yang merupakan suatu sinergisitas antara pemerintah pusat dan daerah,” timpal Deva.

Ia menjelaskan bahwa di Kabupaten Sekadau berdasarkan pemerataan terdata seluas 46,6 hektare permukiman kumuh. Dengan program kotaku berkurang 2,6 hektare. “Masih tersisa 43 hektare permukiman kumuh di Sekadau,” ujarnya.

Plh Bupati Sekadau, Frans Zeno, mengapresiasi program kotaku yang bertujuan menciptakan kota tanpa kumuh.

“Kabupaten Sekadau sudah yang sudah terpetakan dalam program kotaku seluas 46 hektare yang terpencar di Kecamatan Sekadau Hilir 20 hektare, Belitang Hilir 14 hektare dan Nanga Taman 11 hektare,” papar Zeno.

Zeno berharap program ini terus dilaksanakan Kementerian PUPR di Kabupaten Sekadau. “Masyarakat juga kiranya dapat menjaga kawasan dan dihuni dalam kualitas yang baik untuk kesehatan serta kehidupan yang layak,” pesan Zeno.

Di tempat yang sama, Eka Yusuf, salah satu Ketua Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) mengapresiasi program kotaku ini. “Kami berterimakasih kepada pemerintah yang telah memberikan pembangunan ini, dan pekerjaan diselesaikan tepat waktu serta tepat sasaran,” kata Eka Yusuf.

Menurut dia, program ini bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi program pembangunan untuk kotaku bersih tanpa kumuh.

Dalam kegiatan itu dilaksanakan simbolis penyerahan surat keputusan (SK) pembangunan program kotaku oleh perwakilan masyarakat kepada Ayu Juwita, PPK Pengembangan Kawasan Permukiman Kementerian PUPR. (Arni)

Bagaimana Menurut Anda