Polda Lampung Buka Layanan Informasi Pengaduan Masyarakat Secara Langsung

32

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Situasi di Provinsi Lampung dalam beberapa pekan terakhir meningkat tajam, terutama beberapa informasi terkait bencana alam yang banyak terjadi di beberapa wilayah di Provinsi Lampung.

Dalam menyikapi situasi saat ini yang terjadi dan sedang dialami saudara-saudara kita di Provinsi Lampung, Polda Lampung mengambil langkah cepat dengan membuka layanan informasi kepada masyarakat yang ingin melaporkan kejadian di wilayahnya dengan segera, kepada pimpinan di jajaran Polda Lampung.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, layanan informasi tersebut bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam menyampaikan informasi-informasi yang terjadi di sekitarnya.

”Jadi masyarakat dapat memberikan informasi pada pimpinan kita secara langsung, mulai dari bapak Kapolda hingga Kapolres/Ta jajaran Polda Lampung,” ujarnya.

“Pimpinan juga tidak bermaksud mengabaikan satuan-satuan di tingkat Polsek maupun Polres, prosedur pelaporan di tingkat Polsek maupun Polres tetap dilaksanakan, hanya saja bila ada informasi yang bersifat urgensi dan harus segera ditangani, melalui perintah dari pimpinan, bisa kita wujudkan melalui sarana informasi ini,” ungkap Kabid Humas.

“Contohnya yang terjadi saat ini, informasi terkait bencana alam. Situasi ini kan perlu penanganan segera dari pimpinan, mekanismenya yaitu pimpinan di Polda Lampung memerintahkan jajaran Polres, sehingga kecepatan pengerahan personel di lokasi bencana, itu yang diharapkan masyarakat dan kita semua,” ujar Pandra.

Pandra menjelaskan, selain informasi terkait bencana alam, masyarakat dapat melaporkan indikasi penyimpangan tugas yang dilakukan personel kita di lapangan, kesalahaan dalam prosedur penanganan kasus, aksi premanisme dan kemungkinan di wilayahnya ada indikasi kelompok radikalisme yang mengarah pada kegiatan terorisme, juga dapat dilaporkan.

“Kami mengajak masyarakat untuk dapat memberikan informasi yang terjadi di wilayahnya, melalui sarana informasi ini, dengan melampirkan data diri pelapor disertai data informasi kejadian yang valid,” pungkasnya. [Katharina Yanuarti]

Bagaimana Menurut Anda