Pencairan Dana Jaminan Hari Tua Naik 50 Persen Sejak Pandemi

26
Ilustrasi.

PALEMBANG, BERITAANDA – BPJS Ketenagakerjaan mencatat ada peningkatan peserta yang mencairkan dana Jaminan Hari Tua (JHT) hingga 50 persen.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Palembang Zain Setyadi mengatakan, saat hari normal atau sebelum pandemi biasanya yang mencairkan dana JHT sekitar 120 orang, tapi sejak pandemi angka ini meningkat menjadi 220 orang per hari.

Peserta yang mencairkan dana jaminan hari tua naik karena saat pandemi banyak yang di putus hubungan kerja (PHK).

“Pandemi membuat pencairan JHT naik, sehingga banyak yang mengajukan pencairan karena memerlukan dana tunai,” ujar Zain ketika dikonfirmasi via telepon, Ahad (27/9/2020).

Zain mengatakan banyak masyarakat yang mengajukan pencairan dana JHT membuat BPJS Ketenagakerjaan memberlakukan kebijakan pembatasan jumlah antrean dan masyarakat yang datang ke kantor, sehingga membuat batasan jumlah antrean.

Masyarakat juga diarahkan mendaftar pencaiaran JHT via online untuk menghindari jumlah antrean di kantor, sehingga tetap mematuhi protokol kesehatan dengan tetap menjaga jarak.

Zain mengatakan biasanya setiap hari ada 135-140 orang yang mendaftar via online dan sisanya sekitar 70-80 orang datang langsung ke kantor mengajukan pencairan JHT. Jumlah ini juga dibatasi dengan memberikan antrean berjadwal sehingga tidak menumpuk di satu tempat.

“Mereka diberikan penjelasan harus datang lagi ke kantor jam berapa sehingga tidak menunggu lama atau bisa melakukan kegiatan lainnya dan bisa kembali datang lagi sesuai dengan nomor antreannya,” jelas Zian.(Febri)

Bagaimana Menurut Anda