Kejati Lampung Gelar Jaksa Masuk Sekolah di SMA Xaverius Pahoman

5

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung melalui Seksi Penerangan Hukum menggelar program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di SMA Xaverius Pahoman, Bandar Lampung, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis Kejati Lampung dalam membangun kesadaran hukum dan karakter generasi muda.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan materi tentang pengenalan institusi Kejaksaan, Tiga Pilar Kebangsaan, Bhinneka Tunggal Ika, pencegahan kenakalan remaja, serta konsekuensi hukum dari berbagai bentuk kenakalan remaja.

Para jaksa memberikan pemaparan mengenai tugas dan fungsi Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum, sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan semangat persatuan di tengah keberagaman lingkungan sekolah.

Selain itu, materi juga difokuskan pada berbagai bentuk kenakalan remaja yang kerap terjadi di kalangan pelajar beserta dampak dan konsekuensi hukumnya. Melalui pendekatan edukatif dan preventif, para siswa diharapkan mampu memahami risiko hukum dari setiap tindakan yang dilakukan serta terhindar dari perilaku yang melanggar hukum.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Lampung, Ricky Ramadhan SH MH menegaskan, bahwa program Jaksa Masuk Sekolah merupakan wujud nyata kehadiran negara melalui institusi Kejaksaan di lingkungan pendidikan.

“Program ini bertujuan mengenalkan hukum sejak dini kepada para pelajar, mencegah mereka terjerumus dalam pelanggaran hukum, serta membangun kedekatan antara Kejaksaan dan generasi muda agar institusi penegak hukum tidak lagi dipandang sebagai sesuatu yang menakutkan,” ujarnya.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber, diantaranya Jaksa Ahli Madya Gilar Suryaningtyas SH, Jaksa Ahli Muda Agung Prabudi JS SH MH, dan Jaksa Ahli Muda Imam Yudha Nugraha SH MH, bersama Tim Penyuluhan Hukum Kejati Lampung.

Pihak SMA Xaverius Pahoman Bandar Lampung menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. Menurut pihak sekolah, JMS memberikan manfaat besar bagi dunia pendidikan karena membantu siswa memahami hukum sejak dini serta membentuk karakter yang taat aturan.

Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari 231 pelajar yang hadir bersama sejumlah dewan guru. Para peserta aktif mengikuti sesi pemaparan maupun tanya jawab yang berlangsung selama kegiatan.

Program Jaksa Masuk Sekolah menjadi salah satu bentuk pembinaan moral dan peningkatan kesadaran hukum di lingkungan pendidikan. Melalui program ini, nilai-nilai kepatuhan hukum ditanamkan sebagai bagian dari sikap cinta tanah air dan tanggung jawab sebagai warga negara.

Melalui JMS, Kejati Lampung menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, memperkuat kesadaran hukum masyarakat, serta menyiapkan generasi muda Lampung yang berintegritas, nasionalis, dan sadar hukum menuju Generasi Emas Indonesia.
(*)

Bagaimana Menurut Anda