BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Dalam rangkaian kegiatan bhakti sosial menyambut Hari Bhayangkara ke-75 pada tanggal 1 Juli 2021 mendatang, Polda Lampung dan Polres jajaran sukses menggelar serbuan vaksinasi nasional serentak dengan target 1 juta vaksin sehari.
Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno mengapresiasi antusias masyarakat yang menyerbu ratusan lokasi yang telah disiapkan untuk vaksinasi Covid-19 massal serentak nasional di Provinsi Lampung, Sabtu (26/6) kemarin.
“Antusias masyarakat Lampung luar biasa, mungkin ini akan melebihi target,” kata Kapolda, Ahad [27/6].
Hal demikian juga disampaikan kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad. Kata dia, hasil dari data yang kita kompulir di ratusan lokasi vaksinasi massal serentak nasional di Provinsi Lampung, secara keseluruhan melebihi target yang sudah kita tentukan.
“Target kita vaksinasi massal serentak nasional di Provinsi Lampung kemarin 33.198 orang, karena antusias masyarakat Lampung luar biasa yang terlihat sudah berdatangan mulai pukul 08.00 WIB, sampai dengan selesai vaksinasi massal kemarin, masyarakat yang sudah tervaksin sebanyak 42.252 orang. Ini melebihi target yang sudah kita tentukan,” kata Pandra.
Didukung 3.500 tenaga vaksinator dari unsur tiga pilar, TNI, Polri dan pemda yang disebar di ratusan lokasi vaksinasi massal serentak nasional di Provinsi Lampung, berjalan aman dan tertib dengan protokol kehatan (prokes) ketat.
Dengan sudah terselenggaranya vaksinasi massal secara serentak ini, kata dia, diharapkan terciptanya kekebalan kelompok atau herd immunity terhadap virus corona.
Meski begitu, Pandra tetap mengimbau kepada masyarakat yang sudah divaksin untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam kehidupan sehari-hari.
“Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-75 giat vaksinasi gratis ini akan berlangsung sampai dengan 1 Juli 2021. Ayo kita datangi Polres dan Puskesmas terdekat. Mari kita dukung program pemerintah dalam meningkatkan kekebalan tubuh secara komunitas (health immunity) guna mumutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19,” pungkasnya. [Katrine]





























