Jelang Milad, Mandiri Syariah KC Palembang Simpang Patal Gelar Program ‘Mengalirkan Berkah untuk Umat’

36

PALEMBANG, BERITAANDA – Menjelang milad (ulang tahun) Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) pada 1 November 2020 yang akan datang, Mandiri Syariah Kantor Cabang Palembang Simpang Patal menggelar program BSM Mengalirkan Berkah (BMB) dengan menyerahkan bantuan berupa dana bantuan alat sanitasi dan kesehatan serta bantuan sembako dan pendidikan rumah tahfidz sebesar Rp 25 juta kepada Masjid Al Badar, Palembang.

Bantuan diserahkan oleh Branch Manager Palembang Simpang Patal Erwin Fredi Harahap kepada Ketua Masjid Al Badar dan pengurus di Palembang, Ahad (25/10/2020) lalu.

Branch Manager Erwin Fredi mengatakan, BMB adalah program sinergi Mandiri Syariah dan Laznas BSM Umat untuk masyarakat, termasuk mereka yang terdampak Covid. Dengan total nilai bantuan sebesar Rp 9,7 miliar, BMB menyasar empat concern utama, yakni ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan dan bantuan modal usaha untuk masyarakat.

“Untuk ketahanan pangan kami berikan dalam bentuk bantuan / santunan sembako senilai Rp 165.000 / paket, bantuan pendidikan kami eksekusi melalui program orangtua asuh atau beasiswa bagi pelajar yatim dan dhuafa sebesar Rp 300 ribu / siswa / bulan, bantuan kesehatan kami berikan dalam bentuk bantuan alat sanitasi (sarana cuci tangan, masker, handsanitizer, desinfektan, thermometer tembak dan alat kesehatan lainnya). Adapun untuk bantuan modal usaha kecil (ultra micro) diberikan kepada masyarakat terdampak covid, misal pedagang, tukang ojek, dll dengan maksimal nilai bantuan Rp 500.000 per 1 usaha,” ujarnya, Rabu (28/10/2020)

Dilanjutkan Erwin, BMB juga merupakan implementasi program Corporate Social Responsibility (CSR) Mandiri Syariah yang ditujukan bagi kemaslahatan umat dan lingkungan dengan memfungsikan masjid sebagai distribution channel dan basis pelaksanaan program.

Dalam program yang dilaksanakan selama Oktober dan November 2020 di Region dan Area Mandiri Syariah seluruh Indonesia ini, Mandiri Syariah turut melibatkan seluruh stakeholders, termasuk nasabah dan pegawai untuk memberikan nilai tambah kepada umat dan lingkungan.

“Dalam menjalankan operasional bank, kami tidak hanya berorientasi pada profit, namun juga people (masyarakat dan umat) dan planet (lingkungan). Pandemi Covid-19 ini ujian bagi semua dan mendorong masyarakat untuk saling peduli kepada sesama dan mereka yang secara ekonomi juga terdampak. Karena itu kami berterimakasih kepada nasabah dan pegawai yang bahu membahu berdonasi dan berkontribusi dalam program BMB ini,’’ ungkapnya.

Ditambahkan Erwin, secara teknis Mandiri Syariah akan menilai aspek apa yang menjadi kebutuhan prioritas masjid sesuai persetujuan pihak masjid, dan kemudian masjid akan memberikan rekomendasi penerima sesuai syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan.

“Maka dari Mandiri Syariah berupaya menjadi sahabat finansial, spiritual dan sosial bagi nasabah serta menempatkan customer centric sebagai prioritas. Mandiri Syariah fokus pada produk retail dan konsisten melakukan inovasi dalam layanan digital. Layanan digital diimplementasikan dalam aplikasi Mandiri Syariah Mobile, Net Banking maupun layanan digital branch. Diantaranya fitur buka rekening online, tarik tunai tanpa kartu ATM, layanan interaktif virtual yang dapat diakses selama 24 jam (Aisyah) dimana ketiga fitur tersebut baru dimiliki oleh Mandiri Syariah. Ataupun fitur layanan khas syariah lainnya seperti info waktu sholat, lokasi masjid terdekat, ziswaf, dan lain sebagainya,” terangnya.

Erwin juga mengatakan, saat September 2020, kinerja Mandiri Syariah tumbuh dengan baik, resilient, dan solid dengan kualitas yang terjaga. Mandiri Syariah berhasil meraih pencapaian tertinggi dengan menghimpun laba tembus ke angka Rp 1,07 triliun (unaudited). Dan meningkatkan pembiayaan hingga 7,39 persen yoy menjadi Rp 79,27 triliun dengan kualitas terjaga baik.

“Peningkatan laba bersih dan pembiayaan Mandiri Syariah ditopang dengan adanya pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang mencapai 17,28 persen yoy menjadi Rp 106,12 triliun, sehingga aset Mandiri Syariah mencapai Rp 119,43 triliun, tumbuh 16,19 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya,” jelasnya. (Febri)

Bagaimana Menurut Anda