Ini yang Sudah Dilakukan Polda Lampung Sepanjang Tahun 2019

163

BANDAR LAMPUNG , BERITAANDA – Kapolda Lampung Irjen Pol. Purwadi Arianto didamping Kabag Humas Polda Lampung Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad dan Dirreskrimum Kombes Pol. Barly Ramadhani menggelar konferensi akhir tahun 2019, bertempat di Graha Wiyono Siregar (GWS) Mapolda Lampung, Senin (30/12/2019).

Pada kesempatan tersebut, Kapolda menyampaikan paparan terkait penanganan hukum dan pengamanan yang dilakukan oleh Polda Lampung selama tahun 2019.

Sepanjang tahun 2019, Polda Lampung berhasil mengungkap tindak pidana kriminalitas dengan kasus konvensional sebanyak 6.685 kasus, dengan tindak penyelesaian sebanyak 4.807 kasus.

“Apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, mengalami penurunan. Dimana tahun 2018 lalu, total kasus sebanyak 7.440 kasus, dengan penyelesaian perkara 5.288 kasus,” kata Kapolda.

Untuk kasus yang menonjol, Polda Lampung bersama jajaran berhasil mengungkap 2.759 kasus, dengan penyelesaian tindak pidana 1.806 kasus.

“Kasus yang menonjol tahun 2019 ini berupa curat, curas, curanmor, anirat, dan pembunuhan,” ujar Kapolda lagi.

Rincian kejahatan konvensional terdiri dari curat sebanyak 1.197 perkara, curas 436 perkara, dan anirat 108 perkara. Sedangkan di tahun 2018 kasus curat hanya mencapai 1.418 perkara, curas 516 perkara, dan anirat mencapai 186 perkara.

“Kami juga mencatat kejahatan kekayaan negara dan tindak pidana khusus sepanjang tahun 2019 ini berupa kejahatan hak cipta, ada 1 kasus dan sudah terselesaikan. Sementara kasus kejahatan pangan ada 6 kasus sudah terselesaikan, kasus perlindungan konsumen 4 kasus, migas 4 kasus,” terang Kapolda lagi.

Ada juga kejahatan sistem budidaya tanaman 2 kasus, illegal mining 9 kasus, illegal loging 9 kasus, pengelolaan lingkungan hidup 2 kasus, korupsi 24 kasus, uang palsu 4 kasus, perikanan 14 kasus, perdagangan orang 1 kasus, pembalakan liar 2 kasus, metrologi legal 2 kasus, administrasi kependudukan 2 kasus, kebakaran hutan 5 kasus, dan pendidikan 2 kasus.

Selain itu, selama tahun 2019 ini juga ada 297 anggota kepolisian yang dikenakan penegakan disiplin.  Rinciannya, 16 personel terkena tindak pidana, 60 personel terkena pasal kode etik, dan 19 personel harus dipecat karena terjerat kasus.

“Berdasarkan paparan tersebut, secara keseluruhan jumlah tindakan kejahatan di Provinsi Lampung mengalami penurunan secara signifikan,” pungkas Kapolda. (Katrine)

Bagaimana Menurut Anda