Efisiensi Waktu, Nanang Ermanto Sehari Ngantor Di PT Indomina Langgeng Sejahtera Tanjung Bintang

139

LAMSEL-LAMPUNG, BERITAANDA – Sebagai upaya efektivitas kinerja dan efisiensi waktu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto ‘ngantor’ di PT Indomina Langgeng Sejahtera yang berlokasi di Desa Kaliasin, Kecamatan Tanjung Bintang.

Ngantornya orang nomor satu di kabupaten pintu gerbang Jawa-Sumatera di luar kantor bupati itu bukan berarti ada peristiwa atau kejadian luar biasa. Pasalnya, di hari tersebut banyak agenda bupati yang berlokasi di seputaran wilayah Kecamatan Tanjung Bintang.

“Saya merasa bangga dan terhormat, karena tempat kami dijadikan sebagai pusat kegiatan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan hari ini,” ujar General Manager (GM) PT. Indomina Langgeng Sejahtera, Thomas, dihadapan Plt Bupati Lampung Selatan, Senin (14/10/2019).

Sementara itu, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Lampung Selatan menjadi yang pertama melakukan audiensi dengan Plt Bupati Lampung Selatan di lokasi itu.

Rombongan yang dipimpin langsung Kepala BNN Lampung Selatan, AKBP Ikhlas, SP MH, diterima Plt Bupati berserta sejumlah pejabat utama pemkab.

Dalam audiensi itu, Ikhlas yang baru menjabat Kepala BNN Lampung Selatan sejak 2 September 2109 lalu, memaparkan rencana program kerja BNN kedepan. Utamanya menjalin koordinasi dengan pemkab dalam rangka pencegahan, peredaran, dan pemakaian narkoba di wilayah hukum Lampung Selatan.

Ikhlas juga memaparkan rencananya untuk membentuk ‘desa bersinar’, yakni desa yang bersih dari norkoba serta memberikan pemahaman yang benar tentang rehabilitasi narkoba.

“Selain program desa bersinar, BNN Lampung Selatan juga mempunyai program 3, 6, 12 dalam merehabilitasi pecandu narkoba. Dari hasil yang telah berjalan, mayoritas korban kecanduan narkoba bisa pulih kembali setelah menjalani rehabilitasi selama 6 bulan,” tutur Ikhlas.

Dikesempatan itu, Ikhlas menerangkan masih banyak masyarakat, khususnya bagi pengguna narkoba, tidak mengetahui Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL). Dimana, kata dia, dengan IPWL tersebut maka keluarga korban bisa merehabilitasi pengguna narkoba supaya sembuh, bahkan sedikit kemungkinan untuk dibawa ke ranah hukum.

“Selama ini banyak pemahaman keliru dari masyarakat. Sebenarnya jika masyarakat melaporkan dirinya telah menggunakan narkoba dan minta direhabilitasi, maka ini harus kita lindungi dan rehabilitasi. Karena sesungguhnya yang bersangkutan adalah korban. Dan proses rehabilitasi ini tidak dipungut biaya, semuanya gratis,” tutur Ikhlas.

Menanggapi hal itu, Plt  Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto, menyambut baik dan sangat mendukung rencana maupun program yang akan dilakukan BNN. Karena, menurutnya, saat ini bangsa Indonesia sudah darurat narkoba. Dan hal itu tentunya sangat mengkhawatirkan, khususnya terhadap generasi penerus bangsa.

“Kebetulan kita juga ada kegiatan turun ke desa melalui kegiatan Jumat bersih. Dimana kami semua bergotong-royong di desa itu. Nanti BNN bisa bergabung dengan kami untuk memberikan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat,” ujar Nanang.

Usai audiensi, di lokasi serupa, Nanang Ermanto juga berkesempatan membuka kegiatan pembinaan peningkatan kapasitas aparatur desa dan anggota badan permusyawaratan desa dari Kecamatan Tanjung Bintang. (Katrine)

Bagaimana Menurut Anda