DWP Muba Perkuat Tata Kelola Organisasi, Bidik Peningkatan E-Reporting Nasional

8

MUSI BANYUASIN, BERITAANDA – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus memperkuat tata kelola organisasi dan tertib administrasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme serta kualitas pelaksanaan program.

Langkah tersebut ditunjukkan melalui kegiatan Konsolidasi dalam Rangka Penilaian Sekretariat DWP Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan Tahun 2026 yang digelar DWP Provinsi Sumatera Selatan di Gedung Dharma Wanita Sekayu.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Ketua DWP Provinsi Sumatera Selatan Hj Dessy Edward serta Penasihat DWP Muba Hj Patimah Toha.

Ketua DWP Kabupaten Muba, Siti Fatimah Syafaruddin mengatakan, penilaian sekretariat tidak semata-mata berkaitan dengan kelengkapan administrasi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi instrumen untuk mengukur sejauh mana organisasi berjalan secara tertib, terarah, dan profesional.

“Kegiatan ini menjadi momentum bagi kami untuk melakukan evaluasi sekaligus memperbaiki hal-hal yang masih perlu ditingkatkan. Kami ingin DWP Muba semakin tertib dalam administrasi dan semakin solid dalam menjalankan program organisasi,” ujarnya.

Menurut Siti Fatimah, tertib administrasi merupakan fondasi penting dalam menjaga keberlangsungan berbagai program DWP. Terlebih, organisasi tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan kapasitas dan kesejahteraan keluarga aparatur.

Ia juga mengapresiasi DWP Provinsi Sumatera Selatan yang dinilai konsisten memberikan pembinaan dan evaluasi kepada DWP kabupaten/kota.

“Dengan adanya penilaian dan pembinaan seperti ini, kami mendapatkan banyak masukan yang tentunya sangat bermanfaat untuk pengembangan organisasi ke depan,” katanya.

Sementara itu, Ketua DWP Provinsi Sumatera Selatan, Hj Dessy Edward, menegaskan bahwa konsolidasi tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk menilai dan mengevaluasi kinerja sekretariat, tetapi juga memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program prioritas DWP di daerah.

Dessy menyebut DWP Sumsel saat ini memberikan perhatian terhadap sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan pembangunan sumber daya manusia dan ketahanan keluarga. Beberapa diantaranya yakni upaya menekan angka stunting, meningkatkan kualitas tenaga pengajar, penanganan dan sosialisasi kesehatan mental, pencegahan pernikahan dini, edukasi pendidikan pernikahan, hingga pencegahan bahaya pergaulan bebas.

Menurut Dessy, berbagai program tersebut membutuhkan dukungan dan kolaborasi yang kuat hingga tingkat kabupaten dan kota. Keberhasilan program, katanya, tidak dapat hanya mengandalkan DWP provinsi, tetapi harus dilaksanakan secara bersama-sama dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan masing-masing daerah.

“Sinergi antara DWP provinsi dengan DWP kabupaten/kota harus terus diperkuat. Program-program yang kita jalankan harus benar-benar sampai dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya. (Sansida)

Bagaimana Menurut Anda