Sambut Lelang Serentak Nasional, Kejari OKI Pamerkan Barang Rampasan di CFD Kayuagung

14

OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDA – Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ilir (Kejari OKI) melalui Bidang Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) menggelar pameran barang rampasan sekaligus sosialisasi lelang kepada masyarakat di area Car Free Day (CFD) Taman Amri Yahya, Kayuagung, Ahad (9/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari sosialisasi dan pra-kondisi menjelang pelaksanaan pelayanan lelang barang rampasan negara yang akan digelar secara serentak di seluruh Indonesia.

Pameran dipimpin langsung oleh Kasi PAPBB Kejari OKI Rido Hariawan P. SH didampingi Kasubbag Pembinaan Erwina Dimatnusa SH MH, serta jajaran Staf Bidang PAPBB.

Dalam kegiatan itu, jajaran Kejari OKI memperkenalkan berbagai objek barang rampasan yang akan dilelang kepada masyarakat. Selain memamerkan objek lelang, petugas juga membagikan brosur berisi daftar barang yang akan dilelang serta memberikan penjelasan secara langsung mengenai mekanisme lelang.

Masyarakat yang datang ke kawasan CFD tidak hanya mendapatkan informasi mengenai objek lelang, tetapi juga diberikan edukasi mengenai cara membuat akun, proses pendaftaran, hingga tahapan mengikuti lelang secara resmi.

Antusiasme masyarakat pun terlihat selama kegiatan berlangsung. Sosialisasi tersebut dinilai memberikan pemahaman yang lebih terbuka dan akurat kepada masyarakat mengenai mekanisme lelang barang rampasan negara.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga datang dari Pemerintah Kabupaten OKI. Wakil Bupati OKI, Supriyanto, turut meninjau stan pameran dan mengapresiasi langkah Kejari OKI dalam menghadirkan informasi pelayanan publik secara langsung kepada masyarakat.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk inovasi pelayanan sekaligus upaya mengoptimalkan pemulihan aset negara melalui mekanisme lelang yang transparan dan sesuai ketentuan.

Sementara itu, Kajari OKI melalui Kepala Seksi Intelijen Agung Setiawan SH MH mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam lelang serentak nasional yang akan datang. Masyarakat juga diingatkan agar berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan lelang barang rampasan negara.

Dia menegaskan, masyarakat sebaiknya memastikan setiap informasi mengenai lelang hanya melalui saluran resmi Kejaksaan dan portal lelang pemerintah.

“Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus mendorong partisipasi publik dalam pelaksanaan lelang barang rampasan negara yang terbuka, transparan, dan akuntabel,” pungkas dia. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda